SIARAN.CO.ID, PEKANBARU- Aksi pencurian panel Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kota Pekanbaru kian brutal. Dalam dua bulan terakhir, sebanyak 120 panel PJU raib digasak komplotan pencuri di sejumlah wilayah.
Berita terkait;
Titik pencurian terbanyak terjadi di Kecamatan Kulim dan Tenayan Raya. Kawanan maling tersebut diduga merupakan komplotan terorganisir yang berjumlah 5 hingga 6 orang.
Hingga kini, tiga pelaku berhasil diamankan. Dua pelaku ditangkap petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru, sementara satu pelaku lainnya ditangkap hasil pengembangan Satreskrim Polresta Pekanbaru.
Kepala Dishub Pekanbaru, Masykur Tarmizi saat dikonfirmasi di Gedung DPRD Pekanbaru, Senin (21/9/2026) membenarkan penangkapan tersebut. Ia menegaskan kasus ini masih terus dikembangkan pihak kepolisian.
"Polresta Pekanbaru sampai hari ini terus mengembangkan kasus ini, dan memburu anggota komplotan lainnya," ujar Masykur.
Dari hasil interogasi awal, aksi pencurian itu dilakukan secara berkelompok. Saat ini beberapa pelaku lain masih dalam pengejaran dan proses penyidikan Polresta Pekanbaru.
"Kita berharap yang belum diamankan segera bisa diamankan, dan diproses secara pidana. Karena perbuatan ini sangat merugikan pemerintah kota maupun masyarakat," tegasnya.
Pencurian panel PJU tidak hanya menimbulkan kerugian ekonomi yang besar, namun juga berdampak langsung pada keselamatan masyarakat. Hilangnya panel menyebabkan aliran listrik ke lampu jalan terputus, sehingga PJU di sepanjang ruas jalan terdampak padam total.
Berdasarkan data Dishub, satu panel PJU bernilai Rp4 juta hingga Rp5 juta, termasuk komponen meterisasi yang berkaitan dengan PLN. Jika 120 unit hilang, kerugian negara ditaksir mencapai setengah miliar rupiah.
Ironisnya, dari pengakuan pelaku, satu panel hasil curian hanya dijual ke penadah barang bekas (karah-karah) seharga Rp180 ribu.
Untuk mengantisipasi kegelapan, Dishub Pekanbaru mengaku telah melakukan penggantian panel yang hilang secara bertahap, termasuk perbaikan sistem kelistrikan yang terhubung dengan PLN.
"Pengungkapan kasus ini diharapkan dapat menghentikan aksi pencurian. Selain merugikan negara, lampu jalan padam juga mengganggu kenyamanan dan aktivitas masyarakat pada malam hari," jelasnya.
Dishub mencatat, jumlah total panel PJU yang tersebar di Kota Pekanbaru sekitar 2.500 unit. Pihaknya akan memperketat pengawasan dan patroli di semua titik.
"Kami sangat berharap masyarakat juga ikut mengawasi agar panel kita tak hilang, sehingga lampu jalan tak padam," harapnya.(srn2)