
Plt Gubernur Riau SF Hariyanto melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Siak dan melihat langsung kerusakan jalan, Selasa (6/1/2026). (Foto: mediacenterriau)
SIARAN.CO.ID, SIAK — Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau untuk mempercepat perbaikan sejumlah ruas jalan provinsi di Kabupaten Siak yang kondisinya rusak parah dan dinilai membahayakan keselamatan masyarakat.
Komitmen tersebut disampaikan SF Hariyanto saat melakukan kunjungan kerja sekaligus peninjauan langsung kondisi jalan provinsi di Kabupaten Siak, Selasa (6/1/2026).
Dalam kunjungan itu, Plt Gubri didampingi Plt Kepala Dinas PUPR-PKPP Riau Thomas Larfo Dimiera, Kepala Bidang Bina Marga Zulfahmi, serta Kepala UPT Jalan dan Jembatan Wilayah I Khairil Anwar.
Peninjauan dilakukan di sejumlah ruas jalan utama yang mengalami kerusakan berat, di antaranya Jalan PT SIR (batas Kabupaten Siak)–Perawang, Jalan Simpang Minas–Simpang Pemda–Simpang Tualang Timur, serta Jalan Meredan (batas Kota Pekanbaru)–Simpang Buatan. Kerusakan jalan tersebut tampak berupa lubang besar dan permukaan jalan yang tidak rata.
Plt Gubri mengaku langsung merasakan buruknya kondisi jalan saat melintasi jalur tersebut. Ia menegaskan, evaluasi menyeluruh terhadap jalan rusak menjadi fokus utama kunjungannya ke Siak.
“Saya siap membantu Siak. Itu sebabnya saya datang langsung melihat kondisi jalan. Ini akan segera kita evaluasi dan ditindaklanjuti,” tegas SF Hariyanto.
Dalam kesempatan itu, Plt Gubri juga berhenti di ruas Jalan PT SIR–Perawang yang tengah diperbaiki oleh UPT Jalan dan Jembatan Wilayah I. Namun ia menilai, upaya perbaikan perlu dipercepat mengingat tingkat kerusakan yang cukup luas.
SF Hariyanto berjanji, setibanya kembali di Pekanbaru, dirinya akan segera memanggil Dinas PUPR Provinsi Riau dan para kepala UPT terkait untuk membahas langkah konkret percepatan penanganan jalan provinsi di Kabupaten Siak.
“Ini menyangkut keselamatan masyarakat. Saya minta setiap hari lubang-lubang jalan harus ditutup agar tidak membahayakan pengguna jalan,” ujarnya.
Ia mengakui, salah satu kendala lambannya perbaikan adalah keterbatasan jumlah tenaga kerja di lapangan. Karena itu, Plt Gubri mendorong penambahan regu kerja secara signifikan agar perbaikan dapat dilakukan secara simultan di banyak titik.
“Kalau perlu lima, enam, bahkan sepuluh regu. Satu regu diberi target 10 sampai 15 kilometer. Dengan begitu pekerjaan bisa berjalan bersamaan,” arahannya.
Menurutnya, Pemprov Riau juga tidak perlu ragu untuk menyewa alat berat tambahan karena anggaran tersedia dan harus dimaksimalkan untuk kepentingan masyarakat.
“Semakin banyak yang bekerja, semakin cepat lubang tertutup. Sewa alat berat, dan kalau anggaran kurang bisa ditambah. Tinggal bagaimana manajemennya diatur,” katanya.
SF Hariyanto mengaku prihatin melihat kondisi jalan rusak parah yang berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas. Ia menegaskan keselamatan warga harus menjadi prioritas utama dalam pembangunan infrastruktur.
“Saya kasihan masyarakat kalau harus lewat jalan seperti itu. Kalau sampai ada yang jatuh, kecelakaan, apalagi sampai meninggal, tentu sangat menyedihkan,” ucapnya.
Sementara itu, Bupati Siak Afni Zulkifli menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian besar Pemprov Riau terhadap pembangunan infrastruktur di Kabupaten Siak. Ia menilai dukungan provinsi sangat membantu, terutama saat kondisi keuangan daerah mengalami tekanan pada 2025 lalu.
“Terima kasih Pak Gubernur. Kami sangat bersyukur karena bantuan dan perhatian ini sangat bermanfaat bagi Siak,” kata Afni.(srn3)