
Anggota DPD RI/MPR RI, Arif Eka Saputra SPi menggelar Sosialisasi 4 Pilar MPR RI bersama ratusan nelayan dan buruh pabrik kelapa sawit di Kecamatan Bengkalis, Kegiatan berlangsung di Srikandi Kafe, Desa Wonosari, Minggu (15/3/2026) sore. (Foto: Tim AES)
SIARAN.CO.ID, BENGKALIS– Anggota DPD RI/MPR RI, Arif Eka Saputra SPi menggelar Sosialisasi 4 Pilar MPR RI bersama ratusan nelayan dan buruh pabrik kelapa sawit di Kecamatan Bengkalis, Minggu (15/3/2026) sore. Kegiatan berlangsung di Srikandi Kafe, Desa Wonosari.
Sosialisasi ini bertujuan memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai kebangsaan yang menjadi fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.
Arif menilai, kalangan nelayan dan buruh di wilayah kepulauan masih perlu mendapat penguatan pemahaman terkait 4 Pilar tersebut.
Dalam pemaparannya, Arif menegaskan bahwa nilai-nilai 4 Pilar sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari, termasuk bagi nelayan dan buruh yang berperan penting dalam mendorong perekonomian daerah.
“Pancasila mengajarkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Artinya, negara harus hadir memastikan kesejahteraan masyarakat, termasuk nelayan tradisional dan para buruh di sektor industri,” ujarnya di hadapan peserta.
Ia menambahkan, UUD 1945 juga menjamin hak setiap warga negara untuk memperoleh pekerjaan yang layak dan kehidupan yang sejahtera. Karena itu, pemerintah diharapkan terus menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat kecil serta memperkuat perlindungan tenaga kerja.
Dalam sesi dialog, para nelayan menyampaikan sejumlah persoalan, di antaranya fluktuasi harga hasil tangkapan, meningkatnya biaya operasional melaut, serta kekhawatiran terhadap aktivitas kapal-kapal besar yang masuk ke wilayah tangkap nelayan tradisional.
Sementara itu, buruh pabrik kelapa sawit menyuarakan aspirasi terkait kesejahteraan pekerja, sistem kerja kontrak, dan pentingnya peningkatan standar keselamatan kerja di lingkungan industri.
Menanggapi hal tersebut, Arif memastikan seluruh aspirasi akan menjadi catatan penting untuk diperjuangkan di tingkat nasional.
“Sosialisasi ini bukan sekadar penyampaian materi 4 Pilar, tetapi juga ruang dialog untuk menyerap aspirasi masyarakat. Semua masukan akan kami catat dan perjuangkan agar mendapat perhatian pemerintah,” tegas senator asal Riau tersebut.
Melalui kegiatan ini, Arif berharap masyarakat semakin memahami nilai-nilai kebangsaan sekaligus memperkuat persatuan dalam menghadapi tantangan sosial dan ekonomi.(srn3)