
Wali Kota Pekanbaru H Agung Nugroho SE MM menyerahkan piagam penghargaan ASKI kepada Kepala Bapenda Kota Pekanbaru Tengku Denny Muharpan SH MH pada Festival Literasi Pekanbaru 2026 di Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Rabu (17/6/2026). (FOTO: bapenda)
SIARAN.CO.ID, PEKANBARU– Bapenda Pekanbaru berhasil meraih Peringkat II Audit Sistem Kearsipan Internal (ASKI) di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru dengan nilai 93,67 dan kategori "Sangat Memuaskan".
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Pekanbaru, H Agung Nugroho SE MM kepada Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru Tengku Denny Muharpan SH MH dalam rangkaian Acara Festival Literasi Pekanbaru Tahun 2026 yang berlangsung di Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Rabu (17/6/2026).
"Prestasi ini adalah amunisi bagi seluruh pegawai Bapenda. Selama ini kami konsisten membangun sistem kearsipan yang tertib dan mudah diakses publik. Karena arsip hari ini bukan sekadar dokumen yang tersusun rapi, tapi menjadi dasar hukum dalam berbagai kebijakan untuk membangun sistem pemerintahan yang transparan," tegas Tengku Denny Muharpan.
Bapenda Kota Pekanbaru terus menunjukkan kerja nyata serta komitmennya dalam mewujudkan pemerintahan yang adaptif dan inovatif seiring perkembangan teknologi informasi.
Untuk diketahui, Bapenda memiliki keterikatan langsung kepada masyarakat dalam memberikan pelayanan pajak. Sehingga sebagian besar arsip aktif yang dikelola bukan hanya arsip kepegawaian, tetapi juga arsip data riwayat Wajib Pajak. Dokumen penting tersebut benar-benar tersusun rapi karena menjadi dasar pelayanan perpajakan untuk masyarakat, khususnya Wajib Pajak aktif.
Atas upaya tersebut, Pemerintah Kota mengapresiasi sejumlah Perangkat Daerah. Pengelolaan arsip ke depannya tidak hanya menjaga dokumen fisik, tetapi juga memperkuat sistem digitalisasi agar meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik yang semakin cepat dan akurat.
Ke depannya, Tengku Denny berharap, Badan Pendapatan Daerah Kota Pekanbaru terus dapat meningkatkan sistem pengelolaan kearsipan untuk mendukung tata kelola pemerintahan sekaligus memperkuat kapasitas berbasis elektronik agar setiap dokumen yang tersimpan aman.(srn3)