Arif Eka Saputra: Mahasiswa Penerima Beasiswa Harus Jadi Agen Perubahan

Senin, 15 Juni 2026

Anggota DPD RI/MPR RI Dapil Riau Arif Eka Saputra SPi saat menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan bersama FORMA-KIP Riau di Mona Hotel Pekanbaru, Minggu (14/6/2026). (FOTO: siaranCoId)

SIARAN.CO.ID, PEKANBARU– Anggota DPD RI/MPR RI asal Riau, Arif Eka Saputra SPi, menggelar Sosialisasi 4 Pilar MPR RI bersama Forum Mahasiswa Kartu Indonesia Pintar (FORMA-KIP) Riau, Minggu (14/6/26) di Mona Hotel Pekanbaru.

Kegiatan ini menjadi ruang diskusi yang hangat antara mahasiswa penerima beasiswa dengan wakil rakyat untuk memperkuat pemahaman tentang Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Sang Senator menegaskan bahwa penerima beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah tidak hanya dituntut berprestasi di bangku perkuliahan, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral sebagai generasi muda yang mampu menjaga persatuan bangsa.

"Kesempatan mengenyam pendidikan tinggi melalui program beasiswa harus dibalas dengan kontribusi nyata bagi masyarakat,"ujar Arif.

"Mahasiswa penerima beasiswa adalah investasi bangsa. Jangan hanya mengejar IPK, tetapi juga bangun karakter, kepedulian sosial, dan semangat kebangsaan. Empat Pilar MPR RI harus menjadi kompas dalam setiap langkah," harap Arif di hadapan peserta sosialisasi.

Arif juga menilai isu beasiswa saat ini bukan lagi sekadar soal bantuan biaya kuliah. "Lebih dari itu, beasiswa merupakan instrumen strategis untuk memutus rantai kemiskinan dan melahirkan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045," terangnya.

Karena itu, ditambahkannya, mahasiswa penerima KIP diharapkan mampu menjadi teladan di lingkungan kampus maupun masyarakat.

Untuk diketahui, suasana sosialisasi berlangsung dinamis dengan antusiasme peserta yang aktif berdiskusi mengenai tantangan generasi muda di era digital, mulai dari penyebaran hoaks, polarisasi sosial, hingga pentingnya menjaga persatuan di tengah derasnya arus informasi. Nilai-nilai Empat Pilar MPR RI dinilai tetap relevan sebagai pegangan menghadapi perubahan zaman dan perkembangan teknologi.

"Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir generasi mahasiswa penerima beasiswa yang tidak hanya sukses menyelesaikan pendidikan, tetapi juga mampu menjadi pelopor perubahan di tengah masyarakat," katanya.

"Semangat belajar, kepedulian sosial, dan komitmen terhadap nilai-nilai kebangsaan menjadi modal utama bagi FORMA-KIP Riau dalam mencetak pemimpin masa depan yang siap membawa Indonesia semakin maju." papar Arif.

Sementara itu di tempat yang sama, Sekretaris FORMA-KIP Riau, Reyhan, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut.

Menurutnya, sosialisasi ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa penerima KIP Kuliah untuk memahami bahwa akses pendidikan yang diberikan negara harus melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, jiwa kepemimpinan, dan rasa cinta tanah air.

Reyhan juga menyampaikan berbagai aspirasi terkait keberlanjutan program beasiswa, pemerataan akses pendidikan, hingga tantangan ekonomi yang masih dihadapi mahasiswa dari keluarga kurang mampu.

"Saat sesi diskusi banyak pembahasan dan berbagai gagasan yang menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, kampus, dan mahasiswa dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih inklusif," ungkap Reyhan.(srn4)