
Bupati Siak Dr Afni Zulkifli melantik dan mengambil sumpah jabatan Robi Junipa sebagai Direktur PT Bumi Siak Pusako (BSP) periode 2026-2031 di Ballroom Hotel Premiere Pekanbaru, Selasa (7/7/2026). (FOTO: humas siak)
PEKANBARU– Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli, mengambil sumpah jabatan dan melantik Robi Junipa sebagai Direktur PT Bumi Siak Pusako (BSP) periode 2026-2031 dalam prosesi yang berlangsung khidmat di Ballroom Hotel Premiere Pekanbaru, Selasa (7/7/2026).
Pelantikan ini dihadiri mantan Bupati Siak sekaligus mantan Gubernur Riau Drs H Syamsuar MSi, mantan Gubernur Riau H Wan Abubakar MSi dan H Saleh Djasit, tokoh Riau OK Nizami Jamil, mantan Sekretaris Daerah Provinsi Riau Yan Prana, serta para pejabat daerah, pelaku usaha, dan tokoh serta tamu undangan lainnya.
Afni menegaskan bahwa kepemimpinan baru PT BSP harus menjadi momentum untuk memperkuat persatuan di lingkungan perusahaan.
"Semua harus bersatu, kompak, dan memiliki semangat yang sama untuk memajukan PT BSP. Kekompakan, etos kerja, dan semangat bersama menjadi modal utama untuk membawa perusahaan ini semakin maju," tegas Afni.
Menurutnya, PT BSP bukan sekadar badan usaha milik daerah, melainkan simbol kebanggaan atau marwah Kabupaten Siak sekaligus Provinsi Riau.
Saat ini, komposisi kepemilikan saham PT BSP terdiri atas Pemerintah Kabupaten Siak sebagai pemegang saham mayoritas sebesar 72,29 persen, Pemerintah Provinsi Riau 18,07 persen, Pemerintah Kabupaten Kampar 6,02 persen, Pemerintah Kabupaten Pelalawan 2,41 persen, dan Pemerintah Kota Pekanbaru 1,21 persen.
Karena itu, Afni menegaskan bahwa kepemimpinan baru dituntut mampu menghadirkan perubahan nyata melalui kerja keras dan profesionalisme.
"Direktur yang baru harus bekerja keras agar perusahaan semakin maju. Setelah dilantik, tidak ada waktu untuk berleha-leha. Langsung bekerja dan tunjukkan hasil," ujarnya.
Afni juga memberikan perhatian khusus terhadap peningkatan produksi minyak atau lifting yang menjadi salah satu indikator penting kinerja perusahaan.
Menurutnya, peningkatan lifting akan memberikan dampak langsung terhadap bertambahnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Siak.
Selain itu, dividen yang diterima para pemegang saham juga akan meningkat sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat melalui berbagai program pembangunan.
"Semua upaya untuk meningkatkan lifting harus dilakukan secara serius. Jika lifting meningkat, kontribusinya terhadap PAD Kabupaten Siak juga akan semakin besar. Dividen yang diterima daerah pun akan meningkat," katanya. (srn3)