
Roni Amriel.
SIARAN.CO.ID, PEKANBARU- APBD Perubahan Kota Pekanbaru Tahun 2026 senilai Rp3,26 triliun resmi disahkan, Selasa (29/9/2026) petang kemarin.
Pengesahan ini memastikan keberlanjutan berbagai program unggulan Pemerintah Kota Pekanbaru, terutama 14 program andalan yang menjadi prioritas pembangunan.

Adapun 14 prioritas pembangunan tersebut yakni peningkatan kualitas jalan mantap, penanganan banjir, pengelolaan lingkungan dan persampahan, pemberian pelayanan kesehatan gratis, pembiayaan sekolah gratis, pemberian beasiswa berprestasi, penanggulangan stunting, program pengentasan kemiskinan, peningkatan sarana dan prasarana utilitas umum (PSU) dan fasilitas publik, penciptaan lapangan kerja dan perlindungan bagi pekerja, program keagamaan berupa bantuan biaya domestik haji, BOS PDTA dan Masjid Paripurna, pengembangan UMKM, peningkatan pemberdayaan masyarakat, serta pengembangan SDM dan peningkatan kesejahteraan ASN.
Ketua Fraksi Golkar DPRD Kota Pekanbaru, H. Roni Amriel, SH, MH saat dimintai tanggapan menegaskan, 14 program tersebut patut didukung secara all out karena sudah berada di jalur yang benar.
"Kami melihat program ini tidak ada yang aneh-aneh. Semuanya untuk kepentingan masyarakat banyak, plus untuk perkembangan kota ini," katanya, Rabu (30/9/2026).
Menurut politisi senior tersebut, seluruh program tepat sasaran dan bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat.
Bahkan beberapa di antaranya menjawab persoalan yang selama ini menjadi keluhan warga Kota Bertuah, seperti infrastruktur jalan, banjir, sampah, pendidikan dan kesehatan.
"Ini juga sudah diwujudkan melalui kebijakan anggaran dalam APBD Pekanbaru 2026, baik pada APBD murni maupun APBD Perubahan yang sudah kita sahkan," terangnya.
Sekretaris Komisi IV DPRD Pekanbaru itu menambahkan, arah kebijakan pembangunan Pemko Pekanbaru juga selaras dengan program pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Riau.
Untuk itu, ia menekankan pentingnya dukungan semua pihak agar program yang telah dianggarkan tidak berhenti di atas kertas, melainkan terealisasi maksimal di lapangan.
"Kita perlu dukungan semua pihak, agar program ini segera terealisasi seratus persen, khususnya pada triwulan III dan IV," ungkapnya.
Untuk itu, DPRD berharap APBD Perubahan 2026 tidak hanya menjadi formalitas penganggaran, tetapi diikuti dengan percepatan pelaksanaan program, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat Kota Pekanbaru. (srn1)