Lapas Pekanbaru Ikuti Rapat Anev Ditjenpas dan Bahas Pusat Rehabilitasi Warga Binaan

Rabu, 07 Oktober 2026

Suasana jajaran Lapas Kelas IIA Pekanbaru saat mengikuti Rapat Anev Ditjenpas dan Koordinasi Pembentukan Pusat Rehabilitasi Warga Binaan secara virtual di Kantor Wilayah Ditjenpas Riau dan di Aula Lapas Pekanbaru. (FOTO: lapaspekanbaru)

SIARAN.CO.ID, PEKANBARU- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru mengikuti Rapat Analisis dan Evaluasi (Anev) di lingkungan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas), serta Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Pembentukan Pusat Rehabilitasi dan Reedukasi bagi Warga Binaan.

Kegiatan tersebut digelar secara virtual dan diikuti langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto, jajaran Kementerian Imipas, serta Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.

Rapat ini dinilai menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi, menyatukan langkah, serta meningkatkan sinergi jajaran Pemasyarakatan dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya.

Untuk diketahui, Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Eko Ari Wibowo, bersama Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau dan jajaran pimpinan mengikuti kegiatan secara virtual dari Kantor Wilayah Ditjenpas Riau. Sementara itu, para Pejabat Struktural Lapas Kelas IIA Pekanbaru mengikuti kegiatan dari Aula Lapas Kelas IIA Pekanbaru.

Dalam rapat tersebut, jajaran Pemasyarakatan mendapatkan penguatan terkait pelaksanaan tugas dan fungsi, peningkatan kualitas pelayanan publik, pembinaan warga binaan, serta penguatan profesionalisme dan integritas dalam menjalankan amanah.

Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Eko Ari Wibowo, menegaskan pihaknya akan segera menindaklanjuti setiap arahan yang diberikan.

"Keikutsertaan kami dalam rapat ini merupakan wujud nyata komitmen Lapas Kelas IIA Pekanbaru untuk senantiasa menyelaraskan setiap langkah dengan arah kebijakan pimpinan pusat," ujar Eko dalam keterangan resminya.

Ia menambahkan, seluruh arahan terkait peningkatan kualitas pelayanan publik dan penguatan integritas akan diimplementasikan secara optimal.

"Sehingga kami dapat menghadirkan pembinaan warga binaan yang humanis, produktif, dan berorientasi pada perubahan positif demi mewujudkan Pemasyarakatan yang semakin maju," kata dia.(srn3)