SIARAN.CO.ID, PEKANBARU- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DPRD Kota Pekanbaru menyorot tajam proses pendataan sensus warga yang masih berjalan. Dewan menilai jika hanya jadi formalitas, maka data desil yang dipakai saat ini justru mencelakai warga miskin dan membuat mereka kehilangan hak atas bantuan pemerintah.
Anggota Komisi IV DPRD Pekanbaru, Ir. Nofrizal, MM, menyebut masih banyak laporan masuk ke dewan terkait penetapan desil yang tidak sesuai kondisi riil.
"Kami masih menerima laporan. Ini yang hilang sekarang dan masih dikeluhkan masyarakat. Sebab masyarakat kehilangan akses terhadap KIP, keringanan UKT, BPJS, dan bantuan sosial lainnya," kata Nofrizal kepada siaran.co.id, Selasa (18/8/2026).
Warga Sederhana Masuk Desil 6-10
Nofrizal menemukan kejanggalan. Warga yang hidup pas-pasan, berprofesi buruh harian lepas, ojek online, hingga tinggal di rumah pinjaman keluarga, justru tercatat masuk desil 6 sampai 10. Padahal kategori itu dianggap sejahtera.
"Kalau dilihat kategori hidupnya sejahtera, jauh. Tapi tidak tahu kenapa penetapan desil strata kehidupannya masuk 6 sampai 10. Padahal rumahnya pinjam keluarga. Ketika ajukan bantuan untuk anak sekolah atau afirmasi, mereka tidak dapat," tegas Politisi PAN itu.
Ia juga menyoroti warga yang tidak terbuka saat didata. Banyak yang menyembunyikan penghasilan dan pekerjaan karena takut atau tidak paham.
"Kadang ditanya penghasilan berapa tidak mau jawab. Ditanya kerja apa mengaku tidak bekerja, padahal buruh bangunan atau ojek online," ujarnya.
Desak Data Segera Dikonversi, Petugas Jangan Asal
Nofrizal mendesak petugas sensus bekerja serius. Begitu juga Pemko Pekanbaru harus langsung mengkonversi hasil sensus untuk memperbaiki data yang selama ini salah.
"Kami minta petugas sensus tidak asal-asalan. Begitu juga pemerintah yang menerima hasil data sensus, langsung dikonversikan ke data warga yang selama ini salah," desaknya.
Menurutnya, akurasi data adalah kunci agar program pemerintah tepat sasaran. Jika tidak, bantuan hanya akan mubazir dan tidak menyentuh yang berhak.
Sekilas Tentang Desil
Desil adalah pengelompokan 10 tingkat kesejahteraan nasional yang ditetapkan BPS berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional DTSEN.
*Desil 1: Sangat miskin
*Desil 2: Miskin
*Desil 3: Hampir miskin
*Desil 4: Rentan miskin
*Desil 5-10: Menengah hingga kaya
Semakin tinggi desil, semakin kecil peluang menerima bantuan.
"Semoga dengan hasil sensus nanti dapat ditentukan bagaimana sebenarnya kehidupan masyarakat. Jangan sampai warga miskin terus dirugikan karena data," tutup Nofrizal.(srn1)