Kanal

Ancam Remaja dan Sumbang Kasus HIV, Dewan Desak Pengawasan LGBT Diperketat

SIARAN.CO.ID, PEKANBARU– Fenomena LGBT di Kota Pekanbaru terus menjadi isu yang mengkhawatirkan orangtua, terutama karena menyasar remaja usia sekolah.

Kelompok remaja disebut paling banyak terpapar dan bahkan menjadi salah satu penyumbang kasus HIV/AIDS di kota ini.

Untuk mencegah kasus tersebut meluas, Anggota Komisi I DPRD Pekanbaru, H Firmansyah Lc MH, meminta seluruh pihak memperkuat pengawasan dan edukasi kepada generasi muda.

Politisi senior PKS ini menilai, fenomena tersebut tidak bisa diantisipasi oleh satu kelompok saja, melainkan menjadi pekerjaan rumah bersama untuk menjaga nilai-nilai moral, agama, dan norma sosial masyarakat Kota Pekanbaru.

“Semua pihak, baik DPRD, pemerintah, maupun seluruh pemangku kepentingan, harus bersama-sama mengambil peran dalam memberikan pembinaan dan menjaga generasi muda, agar tidak terpengaruh oleh pergaulan yang dinilai bertentangan dengan nilai-nilai di masyarakat,” katanya, Senin (26/10/2026).

Firmansyah menekankan pentingnya peran keluarga dan lingkungan pendidikan dalam memberikan pemahaman kepada anak-anak dan remaja.

Menurutnya, sekolah tidak hanya berperan dalam memberikan pendidikan akademik, tetapi juga membangun karakter serta menanamkan nilai-nilai moral kepada peserta didik.

Sejauh ini, Firmansyah yang juga Ketua Fraksi PKS mengapresiasi upaya pihak sekolah dalam memberikan pembinaan kepada siswa agar terhindar dari pergaulan bebas.

Namun, ia berharap edukasi dan pendampingan terhadap anak-anak terus diperkuat agar mereka mampu memahami persoalan sosial secara bijak.

“Kami berharap pihak sekolah terus memberikan edukasi dan bimbingan kepada anak-anak. Pastikan anak muridnya tidak terjerembab di pergaulan bebas, termasuk LGBT,” pesannya.

Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk serius berkolaborasi menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi tumbuh kembang generasi muda.

Upaya pembinaan ini perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui kerja sama antara pemerintah, lembaga pendidikan, keluarga, dan masyarakat.

“Dengan era yang serba modern dan digitalisasi ini, kita harus pastikan generasi muda mendapatkan pendampingan yang tepat, agar tidak terpengaruh di pergaulan yang salah,” harapnya.(srn1) 

Ikuti Terus Riaupower

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER