SIARAN.CO.ID, PEKANBARU- Pemerintah Kota Pekanbaru tancap gas benahi infrastruktur. Melalui Dinas PUPR, target pemeliharaan jalan sepanjang hampir 60 kilometer (KM) di tahun 2026 dipastikan rampung jelang akhir tahun.
Hingga awal November ini, progresnya sudah 47 kilometer terealisasi mulus. Artinya, tinggal 13 kilometer lagi yang dikebut penyelesaiannya dalam dua bulan ke depan.
"Insya Allah kami optimis sisa pekerjaan ini bisa diselesaikan dengan memaksimalkan waktu dan anggaran yang ada," tegas Kepala Dinas PUPR Pekanbaru, Edwar Riansyah, kepada siaran.co.id, Minggu (1/11/2026).
Edwar merinci, titik-titik yang masih dalam pengerjaan meliputi Jalan Giam Senapelan, Jalan Palapa, Jalan Cahaya Payung Sekaki, Jalan Taman Sari Bukitraya, kawasan Lingkar Danau Buatan, hingga Jalan Limbungan Rumbai.
Tak hanya jalan, disampaikan Kadis PUPR ini juga, perbaikan drainase di enam ruas jalan juga dipacu. Lokasinya di Jalan Suka Karya, Jalan Dharma Bakti, Jalan Paus, dan Jalan Embun Pagi. Progresnya kini sudah 60 hingga 80 persen.
"Mudah-mudahan pertengahan hingga akhir Desember semua selesai. Manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat, terutama untuk penanganan banjir," harapnya.
Meski dikejar, Edwar mengaku belum ada penambahan titik baru drainase skala besar tahun ini karena keterbatasan waktu. Penanganan yang dilakukan hanya bersifat insidental, seperti perbaikan saluran patah dan box drainase rusak.
Ia pun blak-blakan soal anggaran yang belum ideal untuk meng-cover seluruh kebutuhan kota.
"Sangat perlu dukungan anggaran tambahan agar penanganan bisa menyeluruh. Untuk 2027, titik-titik prioritas drainase akan kembali kita usulkan agar penanganan banjir lebih maksimal," ujarnya.
Sementara itu, DPRD Pekanbaru memberi dukungan penuh, namun memberi catatan keras soal kualitas.
Sekretaris Komisi IV DPRD Pekanbaru, H Roni Amriel SH MH, menegaskan pekerjaan jangan sampai menyisakan masalah baru.
"Dukungan kita penuh, tapi kualitas harus dijamin," tegas Roni.(srn2)