SIARAN.CO.ID, PEKANBARU- Ratusan pedagang Pasar Kodim yang menempati gedung Peputra Maha Jaya (PMJ) Plaza The Central, Jalan Ahmad Yani Pekanbaru, mengadu ke DPRD Pekanbaru, Senin (27/4/2026).
Kedatangan mereka disambut Ketua DPRD Pekanbaru M Isa Lahamid di Ruang Banmus.
Para pedagang mengeluhkan soal biaya perpanjangan kontrak kios yang dinilai memberatkan. Selain itu, mereka juga meminta peningkatan fasilitas gedung agar aktivitas jual beli makin ramai.
"Di tengah ekonomi yang serba terbatas ini, sulit rasanya bagi pedagang untuk membayar sekaligus perpanjangan kios," kata salah satu pedagang yang enggan disebut namanya.
Sebagai informasi, Pemko Pekanbaru telah melakukan adendum kontrak dengan PMJ Plaza The Central pada 2020 lalu. Kontrak gedung diperpanjang hingga 2035.
Perpanjangan itu membuat ratusan pemilik kios harus membuat kontrak baru. Biayanya berkisar Rp 15 juta hingga Rp 25 juta, tergantung luas kios.
Ketua DPRD Pekanbaru M Isa Lahamid berjanji menindaklanjuti aspirasi pedagang. Dia akan memanggil Disperindag Pekanbaru dan manajemen PMJ untuk hearing.
"Ya, kita sudah tampung aspirasi kawan-kawan pedagang Pasar Kodim. Pastinya kita tindak lanjuti," kata Isa.
Politisi PKS itu meminta agar tidak ada penghentian aktivitas jual beli di Pasar Kodim sampai ada keputusan dari DPRD dan Pemko.
"Tentu kita minta jangan ada penghentian aktivitas jual beli di sana, sampai ada masukan dari kita dan pemerintah," tegasnya.
Terpisah, Legal PMJ Plaza The Central Fadhil mengatakan pihaknya sudah menggelar pertemuan dengan pemilik kios. Manajemen juga sudah mengakomodir permintaan pedagang.
Menurutnya, ada dua skema pembayaran yang ditawarkan. Pertama, cicil sesuai skema manajemen. Kedua, pembayaran lunas untuk 10 tahun ke depan.
"Kami juga tidak ada paksaan. Bahkan kami sudah siapkan diskon untuk perpanjangan kios tersebut," ujar Fadhil.(srn1)