• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Internasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • More
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Olahraga
  • Video
  • Pilihan Editor
  • Advertorial
  • Galeri Foto
  • Terpopuler
  • Indeks
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • Meranti
  • Kuansing
  • Inhil
  • Inhu
  • Rohil
  • Rohul
  • Dumai
  • Bengkalis
  • Siak
  • Pelalawan
  • Kampar
  • Pekanbaru
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

pilihan +INDEKS

Rambu Larangan Parkir Dipasang di Flyover Kelok 9, Pengendara Bandel, Dihukum Push Up
Lantik Kepala Inspektorat, Gubri Ingin Institusi Pengawasan Harus Kuat
Sigit Juli Hendriawan Resmi Dilantik Sebagai Kepala Inspektorat Riau
Atasi Karhutla, Wagubri Akan Berdayakan Tim Satgas Penertiban Perkebunan Ilegal Riau
Tim Gugas Covid-19 Tracing 25 Penumpang Lion Air Tujuan Pekanbaru - Jakarta

  • Home
  • Olahraga

Kolam Aquatic Eks PON 2012 Rumbai Terbengkalai, Atlet Freedive Desak Pemprov Riau Bertindak

Redaksi

Kamis, 28 Mei 2026 13:29:51 WIB
Cetak
Kolam Aquatic Eks PON 2012 Rumbai Terbengkalai, Atlet Freedive Desak Pemprov Riau Bertindak
Kondisi kolam dengan air berwarna hijau karena lumut.

SIARAN.CO.ID, PEKANBARU— Kondisi kolam dalam Aquatic Rumbai eks PON XVIII 2012 kian memprihatinkan. Fasilitas olahraga yang dibangun menggunakan anggaran besar itu kini terbengkalai, dipenuhi lumut, air berubah hijau, serta digenangi sampah tanpa penanganan serius selama bertahun-tahun.

Kerusakan kolam sedalam lima meter tersebut memicu protes dari Komunitas Freedive Pekanbaru. Mereka menilai Pemerintah Provinsi Riau lalai menjaga aset olahraga yang seharusnya menjadi pusat pembinaan atlet air di daerah.

“Kolam dalam ini sangat penting untuk freediving, scuba training, loncat indah, rescue water training, hingga olahraga selam prestasi. Tapi sekarang justru dibiarkan rusak,” kata anggota Komunitas Freedive Pekanbaru, Aldo, Kamis (28/5/2026).

Menurutnya, kondisi Aquatic Rumbai menunjukkan kemunduran pembinaan olahraga air di Riau. Padahal sejumlah provinsi tetangga seperti Sumatera Barat, Sumatera Utara, Jambi, Sumatera Selatan hingga Bangka Belitung masih aktif memanfaatkan fasilitas aquatic mereka untuk latihan dan pembinaan atlet.

“Riau malah tertinggal. Padahal Pekanbaru sangat membutuhkan sarana latihan air dalam yang layak karena bukan daerah pesisir,” ujarnya.

Komunitas Freedive Pekanbaru sendiri kini memiliki sekitar 300 anggota. Sebanyak 20 orang di antaranya telah mengantongi sertifikasi internasional. Namun keterbatasan fasilitas membuat mereka terpaksa berlatih di kolam dangkal dengan kedalaman sekitar 1,8 meter yang dinilai tidak memenuhi standar latihan freedive.

“Kalau pakai long fins sering mengganggu perenang umum karena ruang latihan sangat terbatas,” ujar Aldo lagi.

Aldo menyebut kerusakan kolam dalam sudah berlangsung lama tanpa ada langkah konkret dari pemerintah maupun pihak pengelola. Dari tiga kolam yang ada di Aquatic Rumbai, hanya kolam kecil dan kolam atlet yang masih digunakan masyarakat.

“Kolam dalam ini sudah lama rusak. Fasilitasnya hancur. Tiga tahun terakhir tidak ada perbaikan. Sementara cabang olahraga kami sangat bergantung pada kolam ini,” tegasnya.

Setiap akhir pekan, sedikitnya 50 anggota komunitas rutin berlatih di kawasan tersebut. Belum termasuk atlet-atlet junior yang mulai berkembang. Minimnya fasilitas membuat sebagian atlet terpaksa mencari tempat latihan ke luar daerah.

“Sudah setahun terakhir kami rutin latihan ke Padang, minimal sebulan sekali,” ungkap Aldo.

Selain menghambat pembinaan olahraga, kondisi kolam yang dipenuhi air hijau dan lumut juga dinilai berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan. Komunitas freedive khawatir kolam terbengkalai itu menjadi sumber penyakit dan mencemari area kolam lain yang masih dipakai masyarakat.

Ditegaskannya, hingga kini belum ada penjelasan resmi terkait penyebab kolam dalam tidak difungsikan. Berbagai isu berkembang di masyarakat, mulai dari hilangnya mesin, kerusakan sistem filtrasi, kebocoran, hingga alasan keterbatasan anggaran.

Komunitas freedive bersama masyarakat pecinta olahraga air mendesak Pemprov Riau, khususnya instansi terkait, segera turun tangan menyelamatkan aset olahraga eks PON tersebut sebelum kerusakan semakin parah.

“Miliaran rupiah uang negara pernah dihabiskan untuk membangun fasilitas ini. Sangat disayangkan kalau akhirnya hanya menjadi bangunan terbengkalai tanpa manfaat. Aquatic Rumbai seharusnya menjadi pusat pembinaan atlet dan olahraga air di Riau, bukan dibiarkan rusak dan terlupakan,” tutup Aldo.(srn4) 


 Editor : siaran.co.id

Berita Lainnya +INDEKS

Olahraga

Sikat Rumbai FC 6-0, Banteng United Pekanbaru Tebar Ancaman

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:26:01 WIB

SIARAN.CO.ID, PEKANBARU–Ujicoba perdana, Banteng United Pekanbaru U-17 langsung tebar ancaman. .

Olahraga

Banteng United Tancap Gas! Rampungkan Seleksi Pemain, Siap Buat Kejutan

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:54:57 WIB

SIARAN.CO.ID, PEKANBARU– Banteng United Pekanbaru memastikan diri siap ambil bagian dalam Turna.

Olahraga

Soekarno Cup I 2026 Zona Riau U-17 Siap Bergulir, 12 DPC se-Riau Ambil Bagian

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:06:15 WIB

.

Olahraga

Central Padel Grand Tournament Digelar di Pekanbaru, 200 Atlet Berebut Total Hadiah Rp150 Juta

Jumat, 05 Juni 2026 - 22:47:52 WIB

SIARAN.CO.ID, PEKANBARU -  Central Padel Pekanbaru resmi menggelar turnamen padel se-Sumater.

Olahraga

Didukung 39 Cabor, Achmad Faisal Reza Selangkah Lagi Pimpin KONI Pekanbaru

Selasa, 21 April 2026 - 16:55:29 WIB

SIARAN.CO.ID, PEKANBARU– Dukungan mayoritas cabang olahraga (cabor) mengantar Achmad Faisal Rez.

Olahraga

Pendaftaran Calon Ketum KONI Pekanbaru Dibuka 10–20 April, Syarat Utama: 17 Dukungan Cabor

Jumat, 10 April 2026 - 12:04:23 WIB

SIARAN.CO.ID, PEKANBARU– Bursa calon Ketua Umum KONI Kota Pekanbaru periode 2026–2030 resmi d.


tulis komentar +INDEKS



Terkini +INDEKS

Merah Putih Menyala di Kampung Baru: Semangat 81 Tahun RI dan 242 Tahun Pekanbaru Hidup di RW 07
12 Juli 2026
Langkah Nyata Lapas Pekanbaru Tingkatkan Layanan Kesehatan Melalui Program Prolanis
11 Juli 2026
Sambut HUT Ke-25, Demokrat Pekanbaru Luncurkan Gerakan Langit Biru, Ajak Warga Rawat Lingkungan dan Rumah Ibadah
10 Juli 2026
OJK Ingatkan Bahaya Scam yang Makin Meluas, PBB Apresiasi Peran IASC
09 Juli 2026
Warga Binaan Bakal Dilatih Ternak Ayam Petelur, Lapas Pekanbaru Gandeng Distankan
09 Juli 2026
Mangkir dari Panggilan DPRD Pekanbaru, CIMB Niaga Disorot OJK: Bisa Kena Sanksi
09 Juli 2026
Abaikan Undangan DPRD Pekanbaru, Komisi II Kecam Sikap CIMB Niaga dan Akan Panggil Ulang
09 Juli 2026
Komisi I DPRD Sidak HW Live House Pekanbaru, Gelar Tes Urine, Jam Operasional Dilanggar
09 Juli 2026
Gelar Aksi, Puluhan Massa Minta Tak Ada Aktivitas di Lahan 1,9 Ha Oleh Surya Dumai
09 Juli 2026
Resmi Jabat Dirut BSP, Robi Junipa Diperintahkan Bupati Siak Dongkrak Lifting Demi PAD dan Marwah Riau
07 Juli 2026

Terpopuler +INDEKS

  • 1 Tegas! LLMB Riau Dukung Penuh Green Policing Polda Riau dan Desak Pengawasan Ketat Solar Non Subsidi
  • 2 Aklamasi, Tambi Pimpin DPW PKDP Riau Periode 2026-2031
  • 3 Siap Digelar 20 Juni, Panitia: Tinggal Tunggu Hari H
  • 4 Nawakara Dorong Penguatan Keamanan Platform Integrasi di Tengah Meningkatnya Risiko dari Pihak Ketiga
  • 5 Kolam Aquatic Eks PON 2012 Rumbai Terbengkalai, Atlet Freedive Desak Pemprov Riau Bertindak

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Siaran.co.id ©2021 | All Right Reserved