pilihan +INDEKS
Ginda Burnama: Konsep MBG Sudah Benar, Oknum Pelaksana Harus Dievaluasi
SIARAN.CO.ID, PEKANBARU- Ketua Fraksi Gerindra DPRD Riau, Ginda Burnama ST MT, menyatakan konsep Program Makan Bergizi Gratis atau MBG sudah tepat. Namun ia menegaskan evaluasi sedang berjalan untuk yayasan dan oknum pelaksana yang bermasalah.
Pernyataan ini disampaikan Ginda menanggapi kritik masyarakat terhadap MBG, program unggulan Presiden Prabowo Subianto, Senin (15/6/2026).
"Programnya sudah betul. Namun orang yang menjalankan program sedang dievaluasi, baik pihak yayasan ataupun oknum-oknum," kata Ginda.
Ginda menyebut kunci perbaikan MBG ada pada fokus 3T. Itu adalah, Terbelakang, Tertinggal, dan harusnya sasaran itu masyarakat yang betul-betul tak mampu.
Dengan fokus itu, distribusi MBG diharapkan lebih maksimal dan tidak meleset dari target.
"Sehingga lebih maksimal," ujarnya singkat.
Untuk wilayah Riau, Ginda mengakui kualitas dapur MBG belum merata. Sudah banyak dapur yang bagus dan melebihi standar. Tapi masih ada dapur yang kurang memenuhi syarat.
Ia meminta mitra pelaksana menempatkan MBG sebagai bentuk pengabdian, bukan ladang keuntungan.
"Kembali kepada mitra-mitra. Mari jadikan MBG ini sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, dengan tidak mengambil keuntungan yang besar semata. Tapi lebih memperhatikan bagaimana keberlangsungan masyarakat yang susah untuk dibantu dalam program MBG ini," tegasnya.
Dari fakta lapangan, Ginda mengaku menerima banyak aspirasi soal MBG di tengah banyak kritikan.
"Saya menerima banyak masukan dari masyarakat. Tidak ada yang meminta program MBG ditutup. Yang ada justru masyarakat meminta program ini diperbaiki dan oknum yang bermasalah segera ditindak," bebernya.
Ia menambahkan, masyarakat justru berharap MBG memberi dampak ekonomi ke pelaku usaha lokal. Seperti UMKM, pengelola kantin sekolah, dan usaha kecil di daerah.
"Yang diinginkan masyarakat adalah penyempurnaan program, bukan penghentian. Program ini harus terus dikawal agar tepat sasaran dan benar-benar memberi manfaat bagi rakyat," katanya.
Menurut Ginda, semua perbaikan itu bermuara pada satu tujuan. Yaitu memastikan anak-anak Indonesia mendapat makanan bergizi, sehat, dan terhindar stunting.
"Sehingga cita-cita Pak Presiden untuk negara ini bisa terwujud. Harapannya anak-anak bisa mendapatkan makan yang bergizi, sehat, dan tidak stunting," pungkasnya.(srn3)
Berita Lainnya +INDEKS
Ketua Fraksi PKS Panjatkan Doa dari Mekah, Desak Korporasi Pembakar Bertobat
SIARAN.CO.ID, PEKANBARU- Kondisi kabut asap di Kota Pekanbaru terus memburuk sejak Januari hingga.
Pekanbaru Masih Berasap, Diluar Rumah Warga Diimbau Pakai Masker dan Puskesmas Siaga 24 Jam
SIARAN.CO.ID, PEKANBARU-Kota Pekanbaru masih diselimuti kabut asap. Kondisi ini mengganggu aktivi.
Libur Sekolah Diperpanjang Akibat Kabut Asap, Tekad: Korporasi Harus Bertanggung Jawab
SIARAN.CO.ID, PEKANBARU- Kebijakan Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru yang memperpanjang libur sekol.
Warga 3 Kelurahan di Pekanbaru Adukan Soal Sertifikat Tanah ke Fraksi Golkar DPRD
SIARAN.CO.ID, PEKANBARU- Warga dari tiga kelurahan di Kota Pekanbaru mengadukan persoalan penerbi.
Fraksi Golkar Dukung Pembangunan Infrastruktur Jalan dan Drainase, Roni: Bentuk Keberpihakan Kepada Masyarakat
SIARAN.CO.ID, PEKANBARU- Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Pekanbaru, H Roni Amriel SH MH, men.
14 Program Prioritas Pemko Pekanbaru Dinilai Tepat Sasaran, Harus All Out
SIARAN.CO.ID, PEKANBARU- APBD Perubahan Kota Pekanbaru Tahun 2026 senilai Rp3,26 triliun resmi di.







