pilihan +INDEKS
Komisi III DPRD Pekanbaru Dorong UHC Penuh 2026, Layanan Puskesmas Hingga Malam Diapresiasi
SIARAN.CO.ID, PEKANBARU– Komisi III DPRD Kota Pekanbaru menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) serta seluruh kepala puskesmas (Kapus) se-Kota Pekanbaru. RDP tersebut membahas evaluasi pelayanan kesehatan, keberlanjutan program Universal Health Coverage (UHC), serta efektivitas jam operasional puskesmas hingga malam hari.
Wakil Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru, Tekad Indra Pradana Abidin, menegaskan bahwa pihaknya mendukung penuh keberlanjutan program UHC di Kota Pekanbaru pada tahun 2026, mengingat besarnya manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Komisi III mendukung penuh UHC untuk tetap dilanjutkan di tahun 2026. Program ini sangat membantu masyarakat dalam mendapatkan layanan kesehatan yang layak dan terjangkau,” ujar Tekad usai RDP, Kamis (22/1/2026).
Namun demikian, Tekad mengungkapkan berdasarkan hasil pembahasan, Pemko Pekanbaru saat ini baru mampu menganggarkan program UHC selama tujuh bulan pada tahun 2026. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh adanya perubahan sistem di BPJS Kesehatan serta dukungan dari Pemprov Riau yang belum sepenuhnya mencukupi.
“Masih ada kekurangan anggaran sekitar Rp29 miliar agar UHC bisa berjalan penuh selama 12 bulan di 2026. Kami berharap Pemko bersama Dinkes segera mencari solusi konkret agar UHC bisa full satu tahun,” tegasnya.
Selain membahas UHC, RDP juga menyoroti kebijakan perpanjangan jam layanan puskesmas hingga pukul 21.00 WIB.
Menurut Tekad, kebijakan tersebut mendapat respons sangat positif dari masyarakat, yang ditandai dengan meningkatnya jumlah kunjungan pasien ke puskesmas.
“Jam layanan sampai malam ini terbukti efektif. Kunjungan masyarakat meningkat dan ini menunjukkan bahwa kebijakan tersebut memang dibutuhkan,” jelasnya.
Meski demikian, Komisi III mengingatkan Pemerintah Kota Pekanbaru agar tidak mengabaikan aspek keamanan, khususnya bagi tenaga kesehatan (nakes) yang bertugas di wilayah perbatasan seperti Rumbai Bukit dan Muara Fajar.
“Untuk daerah-daerah perbatasan, faktor keamanan tenaga kesehatan harus menjadi perhatian serius. Jangan sampai peningkatan layanan justru mengorbankan keselamatan nakes kita,” pungkas Tekad.(srn1)
Berita Lainnya +INDEKS
Ketua Fraksi PKS Panjatkan Doa dari Mekah, Desak Korporasi Pembakar Bertobat
SIARAN.CO.ID, PEKANBARU- Kondisi kabut asap di Kota Pekanbaru terus memburuk sejak Januari hingga.
Pekanbaru Masih Berasap, Diluar Rumah Warga Diimbau Pakai Masker dan Puskesmas Siaga 24 Jam
SIARAN.CO.ID, PEKANBARU-Kota Pekanbaru masih diselimuti kabut asap. Kondisi ini mengganggu aktivi.
Libur Sekolah Diperpanjang Akibat Kabut Asap, Tekad: Korporasi Harus Bertanggung Jawab
SIARAN.CO.ID, PEKANBARU- Kebijakan Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru yang memperpanjang libur sekol.
Warga 3 Kelurahan di Pekanbaru Adukan Soal Sertifikat Tanah ke Fraksi Golkar DPRD
SIARAN.CO.ID, PEKANBARU- Warga dari tiga kelurahan di Kota Pekanbaru mengadukan persoalan penerbi.
Fraksi Golkar Dukung Pembangunan Infrastruktur Jalan dan Drainase, Roni: Bentuk Keberpihakan Kepada Masyarakat
SIARAN.CO.ID, PEKANBARU- Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Pekanbaru, H Roni Amriel SH MH, men.
14 Program Prioritas Pemko Pekanbaru Dinilai Tepat Sasaran, Harus All Out
SIARAN.CO.ID, PEKANBARU- APBD Perubahan Kota Pekanbaru Tahun 2026 senilai Rp3,26 triliun resmi di.







