pilihan +INDEKS
Wanita Ini Ditelanjangi Istri Sah Ditengah Jalan Karena Sikat Suami Orang
Istri mana sih yang tidak kalap melihat suami selingkuh dengan pelakor. Lihat cintanya jelas-jelas digadai suami untuk pelakor, seorang istri seolah punya hak untuk mengamuk. Bahkan jika kemarahan itu digunakan sang istri untuk permalukan pelakor di mata publik.
Seolah sudah jadi kesepakatan tak tertulis, publik juga tidak pernah mendukung aksi perselingkuhan macam apapun. Namun bukan berarti aksi penganiayaan pada pelakor ini patut untuk dibenarkan. Mau bagaimana pun, pelakor juga seorang manusia yang memiliki hak untuk membela diri.
Dilabrak didepan umum
Tapi sepertinya tidak ada lagi tenaga yang tersisa bagi wanita yang satu ini untuk membela diri. Nasib apes seperti benar-benar dialami oleh wanita berwajah cantik ini.
Tak ada angin tak ada hujan, tiba-tiba saja wanita cantik ini dituduh telah main serong dengan suami orang. Sudah dituduh main serong dengan suami orang, wanita cantik ini disiksa hingga dipermalukan oleh istri sah di depan umum.
Parahnya lagi, amukan sang istri sah ini sampai membuat wanita ini harus dilarikan ke rumah sakit. Dilansir dari Daily Mail, Jumat (3/7/2020) kejadian ini terjadi di daerah Thanh Hoa, Vietnam.
Wanita yang menjadi korban adalah seorang pegawai salon kecantikan bernama Giang Jun (30). Kala itu, sekitar jam 10 malam, Giang Jun yang tengah bekerja tiba-tiba saja digeruduk oleh sekelompok wanita. Salah satu wanita dari kelompok itu mengaku sebagai istri sah pria yang tengah dipacari oleh Giang Jun.
Ditelanjangi dan disiram.
Tidak terima suaminya disikat oleh Giang Jun, sang istri sah langsung menarik rambutnya dan menyeretnya keluar salon. Giang Jun yang sama sekali tak melawan di lempar ke badan jalan dan ditelanjangi di depan publik.
Seolah kurang cukup malu, Giang Jun juga disiram dengan saos ikan. Giang jun yang tak berdaya, hanya berlutut menerima perlakuan kasar sang istri sah dan teman-temannya.
Seorang saksi mata menyebut bila sang istri sah tersebut mengaku telah 10 tahun menikah dan menuduh Giang Jun main serong dengan suaminya.
Usai ditelanjangi dan disiram dengan saos ikan, Giang Jun juga dipukuli dan tubuh telanjangnya diolesi sambal hingga ia menjerit-jerit kepanasan.
Mirisnya, saat kejadian, tidak ada satu pun pengguna jalan yang membantu Giang Jun hingga akhirnya ada warga yang melapor ke polisi. Mengutip Daily Mail, Kepala Kepolisian Thanh Hoa, Nguyen Chi Phuong pun membenarkan kejadian ini.

Korban dilarikan ke RS
Sedangkan Giang Jun ditemukan tak sadarkan diri dengan luka bakar akibat sambal. Alhasil, Giang Jun langsung dilarikan ke rumah sakit pasca kejadian tersebut. Nguyen Chi Phuong mengatakan dirinya telah menwarkan kepada korban untuk melaporka kejadian ini kepada pihak kepolisian.
Namun korban menolak dengan alasan takut dengan segala kosekuensi yang harus ia tanggung. Giang Jun juga menolak menjelaskan atau mengkonfirmasi kebenaran informasi soal dirinya yang menjadi selingkuhan orang.
Berita Lainnya +INDEKS
Merah Putih Menyala di Kampung Baru: Semangat 81 Tahun RI dan 242 Tahun Pekanbaru Hidup di RW 07
SIARAN.CO.ID, PEKANBARU– Belum masuk Agustus, namun nuansa kemerdekaan sudah lebih dulu menyala.
Sambut HUT Ke-25, Demokrat Pekanbaru Luncurkan Gerakan Langit Biru, Ajak Warga Rawat Lingkungan dan Rumah Ibadah
SIARAN.CO.ID, PEKANBARU— Ratusan kader Partai Demokrat Kota Pekanbaru turun langsung membersihk.
Komisi I DPRD Sidak HW Live House Pekanbaru, Gelar Tes Urine, Jam Operasional Dilanggar
SIARAN.CO.ID, PEKANBARU- Komisi I DPRD Kota Pekanbaru kembali menggelar inspeksi mendadak (sidak).
Gelar Aksi, Puluhan Massa Minta Tak Ada Aktivitas di Lahan 1,9 Ha Oleh Surya Dumai
SIARAN.CO.ID, PEKANBARU-- Puluhan massa dari keluarga ahli waris keturunan M Zainuddin, Sapiah Ka.
Polda Riau Tuntaskan Pembangunan 80 Jembatan Merah Putih Tahap II, Akan Diresmikan Kapolri
SIARAN.CO.ID, PEKANBARU- Polda Riau telah menuntaskan pembangunan 80 Jembatan Merah Putih Presisi.
Jumat Berkah Lapas Pekanbaru: Bagi Sembako, Tebar Senyum dan Kepedulian untuk Warga Sekitar
SIARAN.CO.ID, PEKANBARU- Suasana berbeda terlihat di sekitar Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Pek.







