Kanal

DPRD Siap Fasilitasi Keinginan Wako Berdialog dengan Masyarakat Terkait Perwako Nomor 48/2025

SIARAN.CO.ID, PEKANBARU- Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho akhirnya merespon, tuntutan perwakilan RT RW yang mengadu ke DPRD Pekanbaru, mendesak pencabutan Perwako No 48 Tahun 2025, tentang Pemilihan RT RW.

Berita terkait:

Ingin Pemilihan Guyub, Wako Respons Penolakan Perwako RT/RW, Siap Dialog dan Hadir di DPRD

Agung menegaskan ingin berdialog terbuka dengan masyarakat, termasuk dengan DPRD Pekanbaru, mengenai aturan yang ada di dalam Perwako tersebut.

Dia berjanji akan menjelaskan secara rinci, adanya di Perwako fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan. Sehingga tidak ada yang salah tafsir.

Menanggapi hal ini, Ketua Bapemperda DPRD Pekanbaru, Faisal Islami yang menerima aduan masyarakat secara spontan kemarin, Faisal Islami menyatakan, pihaknya sangat menyambut positif rencana tersebut.

"Pastinya kita senang, termasuk masyarakat atau perwakilan RT RW yang mengadu ke kita kemarin. Kami siap fasilitasi pertemuan itu," kata Faisal Islami, Minggu (21/12/2025).

Baca juga:

Ratusan Perwakilan RT/RW Datangi DPRD Pekanbaru, Sampaikan Penolakan Perwako 48/2025 dan Desak Dicabut

Menurut Politisi NasDem ini, wacana Wali Kota Agung ingin duduk bersama dengan masyarakat dan DPRD Pekanbaru tersebut, merupakan langkah penting, agar regulasi yang sudah dikeluarkan, bisa dipahami seluruh masyarakat.

Tentunya, Pemko tidak menutup diri nantinya, jika ada berbagai masukan dari warga. Apalagi hadirnya Perwako sebagai turunan terendah dari aturan di atasnya, yakni Perda, harus bisa menciptakan pemilihan RT dan RW yang lebih tertib, transparan, dan sesuai dengan aturan yang lebih tinggi dari Perwako.

"Kami segera menjadwalkan mengundang Wali Kota Agung, plus perwakilan masyarakat, untuk hadir di gudang rakyat DPRD. Pastinya, untuk bisa menyerap aspirasi dan berdiskusi secara langsung dengan masyarakat," sebutnya.

Suasana pertemuan perwakilan RT dan RW di ruang Paripurna DPRD Pekanbaru saat gelar aksi penolakan, Kamis (18/12/2025). 

Bagi DPRD Pekanbaru sendiri, dialog tersebut akan menjadi komunikasi terbuka, dan menjadi kunci untuk meredam polemik yang kini berkembang di tengah masyarakat.

"Kita berharap dialog nanti, bukan untuk ajang saling mempertahankan pendapat.Tapi untuk mencari solusi terbaik, semata-mata untuk kebaikan Kota Pekanbaru," harap Faisal Islami lagi.

Lebih dari itu, DPRD berharap dialog nanti, bisa ditemukan solusi terbaik, yang mengakomodasi kepentingan masyarakat, tanpa mengesampingkan aspek regulasi yang ada.

Dengan demikian, setelah ini bisa dilaksanakan pemilihan RT dan RW, yang berjalan lebih baik dan kondusif.(srn1) 

Ikuti Terus Riaupower

BERITA TERKAIT

BERITA TERPOPULER