• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Internasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • More
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Olahraga
  • Video
  • Pilihan Editor
  • Advertorial
  • Galeri Foto
  • Terpopuler
  • Indeks
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • Meranti
  • Kuansing
  • Inhil
  • Inhu
  • Rohil
  • Rohul
  • Dumai
  • Bengkalis
  • Siak
  • Pelalawan
  • Kampar
  • Pekanbaru
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

pilihan +INDEKS

Lantik Kepala Inspektorat, Gubri Ingin Institusi Pengawasan Harus Kuat
Sigit Juli Hendriawan Resmi Dilantik Sebagai Kepala Inspektorat Riau
Atasi Karhutla, Wagubri Akan Berdayakan Tim Satgas Penertiban Perkebunan Ilegal Riau
Tim Gugas Covid-19 Tracing 25 Penumpang Lion Air Tujuan Pekanbaru - Jakarta
Hari Ini Terjadi Penambahan PDP 12 Orang , Total Menjadi 2.211 Kasus

  • Home
  • Peristiwa

Dugaan Data Fiktif dan Maladministrasi Menguap

HMI Riau–Kepri Soroti Praktik Mafia Tanah di Pekanbaru

Redaksi

Jumat, 13 Februari 2026 00:45:48 WIB
Cetak
HMI Riau–Kepri Soroti Praktik Mafia Tanah di Pekanbaru
Ketua Bidang Digitalisasi Komunikasi dan Informasi Badko HMI Riau–Kepri, Syarif Hidayatullah saat menunjukkan bukti kejanggalan kepada media pada giat sidang lapangan mafia tanah. (Foto: siarancoid)

SIARAN.CO.ID, PEKANBARU— Dugaan praktik mafia tanah di Kota Pekanbaru mencuat. Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Riau–Kepulauan Riau menemukan indikasi penggunaan data fiktif dan maladministrasi dalam proses sengketa lahan yang dinilai berlangsung secara sistematis dan merugikan masyarakat.

Berita terkait;

https://siaran.co.id/news/detail/1057/sidang-lapangan-batal-hakim-pn-pekanbaru-berang-penggugat-tak-mampu-tunjukkan-batas-tanah-dugaan-mafia-tanah-mencuat

Ketua Bidang Digitalisasi Komunikasi dan Informasi Badko HMI Riau–Kepri, Syarif Hidayatullah, yang ikut menyaksikan agenda sidang lapangan oleh Hakim Pengadilan Negeri Pekanbaru, Kamis (12/2/2026) siang di Kelurahan Muara Fajar Timur, Kecamatan Rumbai Barat, mengatakan pihaknya menemukan sejumlah kejanggalan setelah melakukan investigasi, khususnya terkait proses konsinyasi atas nama Elsih Rahmayani dan Nur Hayati.

Menurutnya, persoalan pertanahan yang disengketakan tersebut tidak lagi bersifat personal, melainkan telah menjadi persoalan publik yang harus diusut secara transparan.

“Hari ini kita mengetahui secara gamblang bahwa persoalan tanah ini sudah berlarut dan bukan lagi masalah personal, tetapi persoalan publik,” ujar Syarif kepada media, seharusnya hal ini dia sampaikan langsung ke Hakim PN, Jonson Parancis yang memimpin langsung sidang lapangan, namun dinilai belum perlu.

Dugaan Data Fiktif, salah satu temuan utama yang disoroti HMI adalah dugaan penggunaan data fiktif dalam proses administrasi perkara. Syarif mengungkapkan, hasil investigasi dan verifikasi identitas atas nama Nur Hayati menunjukkan ketidaksesuaian data kependudukan.

Ia menyebutkan, berdasarkan hasil penelusuran dan keterangan dari instansi kependudukan dan pencatatan sipil, identitas yang bersangkutan tidak terdaftar dalam sistem administrasi kependudukan.

“Dalam proses verifikasi, disebutkan bahwa yang bersangkutan tidak memiliki Nomor Induk Kependudukan. Jika tidak memiliki NIK, maka patut diduga datanya fiktif,” tegasnya.

Temuan tersebut dinilai bertolak belakang dengan keberadaan dokumen yang disebut tercantum dalam berkas konsinyasi di pengadilan, sehingga menimbulkan pertanyaan mengenai validitas data yang digunakan dalam proses hukum.

“Di satu sisi disebutkan terdapat dokumen atas nama Nur Hayati dalam berkas, namun di lapangan datanya tidak ditemukan. Ini kontradiktif dan harus diuji secara terbuka,” katanya.

Selain dugaan data fiktif, HMI Riau–Kepri juga menyoroti indikasi maladministrasi dalam proses administrasi pertanahan, termasuk terkait dokumen Sertifikat Hak Milik (SHM) yang disebut berada di kawasan Lembah Damai.

Padahal, menurut Syarif, berdasarkan Surat Keputusan Gubernur tahun 2022 tentang wilayah terdampak ganti rugi pembangunan tol, kawasan tersebut tidak termasuk dalam daftar wilayah yang ditetapkan.

“SK Gubernur 2022 menyebut lima wilayah terdampak ganti rugi tol, dan tidak ada yang menyatakan Lembah Damai sebagai bagian dari wilayah tersebut. Ini menunjukkan adanya ketimpangan dalam tahapan administrasi dan proses pelengkapan data,” jelasnya.

Ia menilai berbagai kejanggalan tersebut mengindikasikan adanya dugaan praktik yang terstruktur dan masif dalam proses pengurusan administrasi pertanahan.

Hak Warga Belum Tuntas, HMI Riau–Kepri juga menyoroti dampak persoalan tersebut terhadap seorang warga lanjut usia, Asni (73), yang hingga kini masih menunggu kepastian atas haknya sejak proses perkara bergulir pada Juli 2025.

“Hampir satu tahun proses ini tidak pernah selesai. Kami melihat adanya kecacatan administrasi yang diduga dilakukan secara sengaja,” ujar Syarif.

Untuk itu, dia mensesak ketegasan Penegak Hukum. Sebagai elemen mahasiswa, HMI Riau–Kepri menyatakan akan terus mengawal proses hukum dan mendesak aparat penegak hukum, termasuk majelis hakim, untuk menguji seluruh data dan fakta secara objektif.

Syarif menegaskan pihaknya akan membuka berbagai temuan kepada publik serta berdiri di garis terdepan jika ditemukan penyalahgunaan kewenangan yang merugikan hak masyarakat.

“Kami akan mengawal kasus ini sampai tuntas. Jika ada kekuasaan yang digunakan untuk menindas hak rakyat, kami siap berada di garis terdepan untuk memberantasnya,” tegasnya.(srn1) 


 Editor : siaran.co.id

Berita Lainnya +INDEKS

Peristiwa

Sidang Lapangan Batal, Hakim PN Pekanbaru Berang: Penggugat Tak Mampu Tunjukkan Batas Tanah, Dugaan Mafia Tanah Mencuat

Kamis, 12 Februari 2026 - 17:03:03 WIB

SIARAN.CO.ID, PEKANBARU — Dugaan praktik mafia tanah dalam sengketa lahan terdampak proyek Tol .

Peristiwa

ASPARINDO Riau Gelar Pasar Murah, Budi Santoso: Bukti Peduli pada Masyarakat

Selasa, 10 Februari 2026 - 22:08:48 WIB

SIARAN.CO.ID, PEKANBARU— Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pengelola Pasar Indonesia (DPD ASPARIND.

Peristiwa

Sambut Ramadan dengan Tradisi, Doa, dan Kepedulian Sosial

Selasa, 10 Februari 2026 - 14:42:47 WIB

SIARAN.CO.ID, PEKANBARU— Pengurus Masjid Raya Senapelan Pekanbaru terus mematangkan persiapan p.

Peristiwa

Kisah Suryani, Janda Renta Korban Kejamnya Proyek Tol Pekanbaru–Rengat: Rumah Hilang, Hidup Menumpang

Senin, 09 Februari 2026 - 17:55:50 WIB

SIARAN.CO.ID, PEKANBARU— Suryani (63) merupakan satu dari puluhan warga terdampak pembangunan j.

Peristiwa

Keteguhan Nenek Asni Menanti Keadilan, 20 Tahun Bertahan Hadapi Mafia Tanah hingga Proyek Tol Nasional

Jumat, 06 Februari 2026 - 17:58:44 WIB

SIARAN.CO.ID, PEKANBARU— Di usia senjanya 73 tahun, Asni, seorang nenek warga Jalan Taman Buah .

Peristiwa

WDO dan Sejumlah Komunitas Hadiri Penghormatan untuk Reno, Pahlawan Kemanusiaan Unit K-9 Polda Riau

Senin, 02 Februari 2026 - 07:03:17 WIB

SIARAN.CO.ID, PEKANBARU— Sejumlah komunitas masyarakat turut ambil bagian dalam kegiatan pengho.


tulis komentar +INDEKS



Terkini +INDEKS

HMI Riau–Kepri Soroti Praktik Mafia Tanah di Pekanbaru
13 Februari 2026
Sidang Lapangan Batal, Hakim PN Pekanbaru Berang: Penggugat Tak Mampu Tunjukkan Batas Tanah, Dugaan Mafia Tanah Mencuat
12 Februari 2026
Diduga Cacat Kewenangan, Ahli Hukum Soroti Pembatalan SKGR di Rumbai
12 Februari 2026
ASPARINDO Riau Gelar Pasar Murah, Budi Santoso: Bukti Peduli pada Masyarakat
10 Februari 2026
Sambut Ramadan dengan Tradisi, Doa, dan Kepedulian Sosial
10 Februari 2026
RDP DPRD Pekanbaru Bongkar Dugaan Maladministrasi, SKGR Warga Lansia Dibatalkan Tanpa Dasar Tertulis
09 Februari 2026
Kisah Suryani, Janda Renta Korban Kejamnya Proyek Tol Pekanbaru–Rengat: Rumah Hilang, Hidup Menumpang
09 Februari 2026
Keteguhan Nenek Asni Menanti Keadilan, 20 Tahun Bertahan Hadapi Mafia Tanah hingga Proyek Tol Nasional
06 Februari 2026
Kanwil DJP Riau dan Pemkab Kepulauan Meranti Bersinergi Hadirkan Layanan Perpajakan Terpadu di MPP
06 Februari 2026
DPRD Tekankan Aspirasi Warga Harus Direalisasikan, Wako: Musrenbang Jangan Mengambang
05 Februari 2026

Terpopuler +INDEKS

  • 1 Keteguhan Nenek Asni Menanti Keadilan, 20 Tahun Bertahan Hadapi Mafia Tanah hingga Proyek Tol Nasional
  • 2 Ayo Ramaikan Kenduri Anak Pekan, IPP Ajak Warga Pekanbaru Rayakan Kebersamaan
  • 3 Dermaga KITB Ambruk: Beban Berlebih dan Pemeliharaan Minim Diduga Jadi Penyebab!
  • 4 Gaji Tak Sesuai UMK 2026? Pemko Pekanbaru Bentuk Tim Pengawas dan Buka Posko Pengaduan
  • 5 DPRD Pekanbaru Ingatkan Perusahaan Wajib Patuhi UMK 2026, Pelanggaran Diminta Ditindak Tegas

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Siaran.co.id ©2021 | All Right Reserved