pilihan +INDEKS
Zulfahmi Apresiasi Pemko Pekanbaru Tertibkan Kabel Semrawut, Minta APJATEL Tanggap
SIARAN.CO.ID, PEKANBARU– Anggota Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru, Zulfahmi, memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru yang akhirnya turun langsung ke lapangan menindaklanjuti persoalan kabel optik yang semrawut dan membahayakan.
Kondisi kabel yang menjuntai tidak beraturan bak jaring laba-laba ini telah lama dikeluhkan masyarakat namun belum mendapat respons memadai. Dan ini terjadi hampir seluruh wilayah Pekanbaru.
Langkah konkret yang dilakukan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekanbaru, Zulhelmi Arifin, yang didampingi oleh sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Dari hasil tinjauan lapangan, diketahui kondisi kabel memang sangat memprihatinkan dan berisiko tinggi terhadap keselamatan warga.
“Sudah ada korban, dan itu harus menjadi perhatian serius. Sekda kita sudah melihat langsung dan meminta agar segera dilakukan penertiban,” ujar politisi Hanura ini.
Selain membahayakan, jaringan kabel optik yang ada diketahui tidak memiliki izin resmi dari Pemko Pekanbaru.
Menindaklanjuti temuan tersebut, Pemko Pekanbaru juga meminta seluruh anggota Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL) untuk menyerahkan data lengkap terkait jaringan mereka, termasuk titik lokasi dan peta jaringan kabel fiber optik (FO).
Sekda menegaskan bahwa penataan jaringan ini merupakan arahan langsung dari Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, yang menekankan pentingnya menjaga estetika kota.
“Pekanbaru ini wajah kita bersama. Jadi kita akan rapikan semuanya,” ujar Zulhelmi Arifin.
Zulfahmi juga mengingatkan APJATEL agar tidak mengabaikan permintaan Pemko.
Ia mendesak agar asosiasi dan para penyedia jaringan turut turun ke lapangan untuk melihat langsung kondisi kabel yang semrawut, dan segera melakukan penertiban.
“Terhadap kabel-kabel yang membahayakan, perlu disiasati agar bisa dirapikan. Kabel yang sudah tidak terpakai jangan dibiarkan menggantung, harus dipotong,” katanya.
Ia juga menyoroti penempatan tiang jaringan yang seringkali mengganggu pengguna jalan dan lingkungan sekitar.
“Penempatan tiang harus melalui analisa yang tepat. Bahkan perlu dipikirkan solusi bersama antara Pemko dan para pengusaha, seperti membangun tiang bersama untuk menekan kekacauan jaringan ini,” pungkasnya.(siaran.co.id/*1)
Berita Lainnya +INDEKS
Disdik Pekanbaru Tegaskan Sekolah Tetap Tatap Muka, Upacara dan Aktivitas Luar Ditiadakan
SIARAN.CO.ID, PEKANBARU– Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru menegaskan p.
Riau Raih Peringkat Kedua Indeks Keinsinyuran, Dorong Pembangunan Daerah Makin Profesional
SIARAN.CO.ID, PEKANBARU– Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau meraih peringkat k.
SF Hariyanto Ajak Semua Pihak Jaga Riau dari Ancaman Karhutla
SIARAN.CO.ID, PEKANBARU– Plt Gubernur Riau SF Hariyanto mengajak seluruh elemen masyarakat, pem.
60.478 Warga Pekanbaru Bakal Terima 30 Kg Beras, Pemko Segera Mulai Penyaluran
SIARAN.CO.ID, PEKANBARU– Sebanyak 60.478 warga Pekanbaru bakal menerima bantuan pangan berupa 3.
Dilantik Plt Gubri, Komisioner KI Riau Diminta Perkuat Keterbukaan Informasi Publik
SIARAN.CO.ID, PEKANBARU– Lima Komisioner Komisi Informasi (KI) Provinsi Riau periode 2026–203.
Kabut Asap Berbahaya, Pemko Pekanbaru Lanjutkan Belajar Daring Siswa Hingga Jumat 28 Agustus
SIARAN.CO.ID, PEKANBARU– Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru mengambil langkah perlindunga.







