• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Internasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • More
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Olahraga
  • Video
  • Pilihan Editor
  • Advertorial
  • Galeri Foto
  • Terpopuler
  • Indeks
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • Meranti
  • Kuansing
  • Inhil
  • Inhu
  • Rohil
  • Rohul
  • Dumai
  • Bengkalis
  • Siak
  • Pelalawan
  • Kampar
  • Pekanbaru
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

pilihan +INDEKS

Rambu Larangan Parkir Dipasang di Flyover Kelok 9, Pengendara Bandel, Dihukum Push Up
Lantik Kepala Inspektorat, Gubri Ingin Institusi Pengawasan Harus Kuat
Sigit Juli Hendriawan Resmi Dilantik Sebagai Kepala Inspektorat Riau
Atasi Karhutla, Wagubri Akan Berdayakan Tim Satgas Penertiban Perkebunan Ilegal Riau
Tim Gugas Covid-19 Tracing 25 Penumpang Lion Air Tujuan Pekanbaru - Jakarta

  • Home
  • Ekonomi

Rupiah Melemah ke Rp17.660 per Dolar AS, Pengamat Ingatkan Dampak Luas bagi Ekonomi Riau

Redaksi

Kamis, 21 Mei 2026 16:15:19 WIB
Cetak
Rupiah Melemah ke Rp17.660 per Dolar AS, Pengamat Ingatkan Dampak Luas bagi Ekonomi Riau
Ilustrasi. (kabarmaduraId)

SIARAN.CO.ID, PEKANBARU— Nilai tukar rupiah kembali mengalami tekanan pada perdagangan Kamis (21/5/2026). Rupiah dibuka melemah ke level Rp17.660 per dolar Amerika Serikat (AS), memperpanjang tren pelemahan yang memicu kekhawatiran terhadap stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat.

Edyanus Herman Halim

Mengutip data Bloomberg, rupiah turun 6,5 poin atau 0,04 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya. Pelemahan ini terjadi di tengah pergerakan bervariasi mata uang kawasan Asia maupun Eropa terhadap dolar AS.

Di kawasan Asia, Yen Jepang menguat 0,03 persen, dolar Hongkong naik 0,02 persen, dolar Taiwan menguat 0,15 persen, serta Ringgit Malaysia naik 0,02 persen. Sementara Won Korea Selatan melemah 0,35 persen, dolar Singapura turun 0,04 persen, dan Baht Thailand terkoreksi 0,07 persen.

Adapun di kawasan Eropa, Euro menguat 0,02 persen, Poundsterling naik 0,05 persen, serta Franc Swiss menguat 0,04 persen terhadap dolar AS.

Menanggapi kondisi tersebut, pengamat ekonomi Riau, Dr H Edyanus Herman Halim SE MS CCFA CRA CRP CAC CHRM CDM CSEO, menilai pelemahan rupiah yang mendekati level Rp18.000 per dolar AS berpotensi memberikan tekanan besar terhadap ekonomi daerah, termasuk Provinsi Riau.

Menurutnya, dampak paling cepat dirasakan masyarakat adalah kenaikan harga kebutuhan pokok dan meningkatnya biaya distribusi barang.

“Harga-harga kebutuhan pokok akan naik. Barang yang memiliki komponen impor otomatis terdampak, termasuk mie instan karena bahan baku terigu masih impor. Begitu juga tahu dan tempe karena kedelai masih banyak didatangkan dari luar negeri,” ujarnya.

Ia menjelaskan, melemahnya rupiah juga akan berdampak langsung terhadap biaya transportasi dan logistik yang akhirnya memicu kenaikan harga barang di tingkat konsumen.

Kondisi itu, kata Edyanus, berisiko menekan daya beli masyarakat, terutama bagi kelompok berpenghasilan tetap seperti aparatur sipil negara (ASN), pegawai swasta, dan pekerja formal lainnya.

“Pendapatan masyarakat tidak naik secepat inflasi, sementara harga kebutuhan terus meningkat. Ini yang membuat daya beli melemah,” katanya.

Untuk meredam dampak ekonomi yang lebih luas, Edyanus mendorong pemerintah daerah memperkuat fondasi ekonomi melalui peningkatan ekspor dan pengurangan ketergantungan terhadap barang impor.

Selain itu, efisiensi belanja negara dinilai perlu diperketat dengan fokus pada program prioritas yang benar-benar berdampak terhadap masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Ia juga menyoroti pentingnya peningkatan produktivitas industri dalam negeri agar kebutuhan masyarakat tidak terlalu bergantung pada produk impor.

“Pemerintah harus memperbaiki infrastruktur distribusi barang dan memangkas ekonomi biaya tinggi, mulai dari transportasi, pergudangan, terminal hingga biaya-biaya siluman lainnya,” tegasnya.

Di tingkat nasional, Edyanus menilai pemerintah bersama Bank Indonesia perlu terus menjaga stabilitas rupiah melalui intervensi pasar valuta asing dan penyesuaian kebijakan suku bunga agar tetap menarik bagi investor.

Sementara bagi pelaku usaha, langkah efisiensi operasional, penggunaan bahan baku lokal, hingga strategi lindung nilai atau hedging menjadi penting untuk meminimalkan risiko akibat fluktuasi kurs.

Ia juga mengimbau masyarakat agar mulai lebih bijak dalam mengelola keuangan dan investasi dengan mengalihkan instrumen ke aset berbasis rupiah seperti deposito, saham domestik, Reksa Dana, maupun Surat Berharga Negara (SBN).

“Masyarakat juga perlu lebih mencintai produk dalam negeri dan mengurangi konsumsi barang impor agar tekanan terhadap rupiah tidak semakin besar,” ujarnya.

Menurut Edyanus, pelemahan rupiah saat ini tidak bisa dilepaskan dari gejolak ekonomi global sehingga diperlukan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat untuk menjaga ketahanan ekonomi nasional maupun daerah.

“Semua sektor terdampak. Karena itu kondisi ini harus dihadapi bersama agar ekonomi tetap bergerak dan masyarakat tidak semakin tertekan,” pungkasnya.(srn3)


 Editor : siaran.co.id

Berita Lainnya +INDEKS

Ekonomi

Perkuat Konektivitas, Bandara SSK II Buka Rute Pekanbaru-Melaka

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:59:54 WIB

SIARAN.CO.ID, PEKANBARU- Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) II resmi menambah sayap .

Ekonomi

Misi Dongkrak Ekonomi Riau di Tengah Defisit

Senin, 25 Mei 2026 - 21:57:52 WIB

SIARAN.CO.ID, PEKANBARU- RANS Carnival Riau bakal digelar di halaman Kantor Gubernur Riau pada 6-.

Ekonomi

Tegakkan Kepatuhan Perpajakan, Kanwil DJP Riau Sita Belasan Aset Wajib Pajak

Jumat, 15 Mei 2026 - 16:31:07 WIB

SIARAN.CO.ID, PEKANBARU– Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Riau melaksana.

Ekonomi

Jelang Batas Relaksasi, Kanwil DJP Riau Gencarkan Kelas Pajak Coretax Gratis

Selasa, 28 April 2026 - 14:39:46 WIB

SIARAN.CO.ID, PEKANBARU- Direktorat Jenderal Pajak melalui Kantor Wilayah DJP Riau mengintensifka.

Ekonomi

Audiensi Kanwil DJP Riau dengan Pemprov Riau, Perkuat Sinergi dan Dukungan Program Perpajakan

Senin, 06 April 2026 - 16:15:08 WIB

SIARAN.CO.ID, PEKANBARU— Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Riau melaksanaka.

Ekonomi

Antrean Pertalite Mengular, Dewan Kota Minta Pemerintah Pastikan Pasokan Aman dan Tepat Sasaran

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:57:54 WIB

SIARAN.CO.ID, PEKANBARU— Keluhan masyarakat terkait ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersu.


tulis komentar +INDEKS



Terkini +INDEKS

Polda Riau Tuntaskan Pembangunan 80 Jembatan Merah Putih Tahap II, Akan Diresmikan Kapolri
05 Juli 2026
Jumat Berkah Lapas Pekanbaru: Bagi Sembako, Tebar Senyum dan Kepedulian untuk Warga Sekitar
03 Juli 2026
Satpol PP Pekanbaru Tegas: PKL yang Langgar Perda Akan Ditertibkan, Tak Ada Pilih Kasih
02 Juli 2026
Pemprov Riau Dorong Polri Tingkatkan Pelayanan Responsif dan Humanis
01 Juli 2026
Angkat Tema ‘Ayah Wajib Hadir’, Lapas Pekanbaru Gelar Upacara Harganas ke-33 Penuh Makna
30 Juni 2026
Sikat Rumbai FC 6-0, Banteng United Pekanbaru Tebar Ancaman
25 Juni 2026
Perkuat Kepedulian Sosial, Lapas Pekanbaru Salurkan Bantuan untuk Keluarga Warga Binaan dan Masyarakat Kurang Mampu
24 Juni 2026
Dari Senapelan ke Metropolitan, Pekanbaru 242 Tahun: Rumah Besar Kita Bersama
23 Juni 2026
Kue Talam Durian 1 KM Pecahkan Rekor MURI, Kado HUT ke-242 Pekanbaru untuk Warga
22 Juni 2026
Aklamasi, Tambi Pimpin DPW PKDP Riau Periode 2026-2031
20 Juni 2026

Terpopuler +INDEKS

  • 1 Aklamasi, Tambi Pimpin DPW PKDP Riau Periode 2026-2031
  • 2 Siap Digelar 20 Juni, Panitia: Tinggal Tunggu Hari H
  • 3 Nawakara Dorong Penguatan Keamanan Platform Integrasi di Tengah Meningkatnya Risiko dari Pihak Ketiga
  • 4 RUPS-LB Tetapkan Sri Irianto Jadi Komisaris, Muhammad Haris Jadi Direktur PT SPR Riau
  • 5 Rupiah Melemah ke Rp17.660 per Dolar AS, Pengamat Ingatkan Dampak Luas bagi Ekonomi Riau

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Siaran.co.id ©2021 | All Right Reserved