• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Internasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • More
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Olahraga
  • Video
  • Pilihan Editor
  • Advertorial
  • Galeri Foto
  • Terpopuler
  • Indeks
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • Meranti
  • Kuansing
  • Inhil
  • Inhu
  • Rohil
  • Rohul
  • Dumai
  • Bengkalis
  • Siak
  • Pelalawan
  • Kampar
  • Pekanbaru
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

pilihan +INDEKS

Rambu Larangan Parkir Dipasang di Flyover Kelok 9, Pengendara Bandel, Dihukum Push Up
Lantik Kepala Inspektorat, Gubri Ingin Institusi Pengawasan Harus Kuat
Sigit Juli Hendriawan Resmi Dilantik Sebagai Kepala Inspektorat Riau
Atasi Karhutla, Wagubri Akan Berdayakan Tim Satgas Penertiban Perkebunan Ilegal Riau
Tim Gugas Covid-19 Tracing 25 Penumpang Lion Air Tujuan Pekanbaru - Jakarta

  • Home
  • Politik

Camat Datang Tanpa RKA hingga Mangkir Bahas APBD 2027, DPRD Pekanbaru: Evaluasi Saja!

Redaksi

Kamis, 03 September 2026 21:30:54 WIB
Cetak
Camat Datang Tanpa RKA hingga Mangkir Bahas APBD 2027, DPRD Pekanbaru: Evaluasi Saja!
Robin Eduar. (FOTO: dokumen)

SIARAN.CO.ID, PEKANBARU– Komisi I DPRD Kota Pekanbaru meluapkan kekecewaannya saat membahas Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) R-APBD Murni 2027, Kamis (3/9/2026). 

Sejumlah camat yang diundang dalam rapat tersebut dinilai tidak menunjukkan kesiapan, mulai dari datang tanpa membawa Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) hingga mangkir tanpa kejelasan.

Ketua Komisi I DPRD Pekanbaru Robin Eduar menegaskan, kondisi tersebut menjadi catatan serius karena rapat yang digelar menyangkut pembahasan penggunaan anggaran daerah yang bersumber dari uang rakyat.

Hadir juga dalam rapat ini, Wakil Ketua Komisi I DPRD Pekanbaru Aidil Amri, Aidil Nur Putra, Firmansyah, Firman, Syafri Syarif dan Wan Agusti.

Pada sesi pertama, Komisi I mengundang Camat Senapelan, Payung Sekaki, Bina Widya, Marpoyan Damai dan Tuah Madani. Namun dari lima camat tersebut, hanya tiga yang datang lengkap membawa dokumen RKA beserta staf pendamping.

Sementara Camat Bina Widya dan Camat Marpoyan Damai hadir tanpa membawa RKA yang menjadi dokumen utama dalam pembahasan anggaran.

Menurut Robin, tanpa RKA, DPRD tidak memiliki dasar untuk menelaah program maupun kebutuhan anggaran yang diajukan masing-masing kecamatan.

"Setiap pembahasan itu kita harus ada RKA-nya supaya kita tahu apa isi program yang diajukan. Kalau datang ke sini tidak membawa RKA, apa yang mau kita bahas?" tegas Robin usai rapat.

Ia menjelaskan, pembahasan anggaran bukan sekadar formalitas. Seluruh program yang diusulkan harus dapat diukur, dipertanggungjawabkan dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.

"Kita membahas anggaran ini karena ini uang rakyat. Kita harus tahu ke mana uang itu dipakai. Kalau memang kebutuhannya penting dan anggarannya kurang, bisa kita pertimbangkan untuk ditambah. Tapi kalau tidak prioritas, tentu kita evaluasi," katanya.

Kekecewaan Komisi I semakin bertambah saat memasuki sesi kedua pembahasan. Lima camat yang dijadwalkan hadir, yakni Camat Tenayan Raya, Kulim, Bukit Raya, Sail dan Pekanbaru Kota, justru tidak terlihat hingga rapat berakhir.

Bahkan hingga sekitar pukul 16.30 WIB, tidak satu pun dari lima camat tersebut hadir memenuhi undangan DPRD.

"Ada camat yang alasannya mengikuti diklat dan ada yang menghadiri rapat di Kantor Gubernur. Tetapi ada juga yang tidak memberikan alasan apa pun," ujar Robin.

Politisi PDI Perjuangan itu menilai ketidakhadiran dan ketidaksiapan sejumlah camat dalam pembahasan APBD merupakan sikap yang tidak sejalan dengan semangat transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran daerah.

Karena itu, Komisi I DPRD Pekanbaru meminta Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho memberikan perhatian khusus dan melakukan evaluasi terhadap camat yang tidak hadir maupun yang hadir tanpa membawa dokumen RKA.

"Camat-camatnya seperti ini, dievaluasi saja. OPD yang kita undang datang semua. Ini yang dibahas anggaran daerah, bukan agenda biasa," tegas Robin.

Menurutnya, seluruh perangkat daerah harus memiliki komitmen yang sama dalam menyusun dan mempertanggungjawabkan program yang akan dibiayai APBD 2027.

"Ini harus menjadi perhatian Pak Wali Kota. Baik camat yang tidak datang maupun camat yang datang tetapi tidak menyerahkan RKA yang sudah diminta. Kalau RKA tidak ada, pembahasannya tentu tidak bisa kita lakukan," tutupnya.(srn1) 


 Editor : siaran.co.id

Berita Lainnya +INDEKS

Politik

Gerindra Start Lebih Awal, Habiburokhman: Rahul Harga Mati Harus Jadi Calon Gubernur

Jumat, 04 September 2026 - 09:41:31 WIB

SIARAN.CO.ID, PEKANBARU- Partai Gerindra menjadi partai pertama yang secara resmi mendeklarasikan.

Politik

Ribuan Aspirasi, Dewan Soroti Minimnya Realisasi

Selasa, 01 September 2026 - 22:06:05 WIB

SIARAN.CO.ID, PEKANBARU– DPRD Kota Pekanbaru menyoroti masih minimnya realisasi aspirasi masyar.

Politik

Hasil Reses DPRD Pekanbaru Diminta Tak Sekadar Jadi Dokumen, Pemko Harus Tindaklanjuti Aspirasi Warga

Selasa, 01 September 2026 - 20:49:13 WIB

SIARAN.CO.ID, PEKANBARU– Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri.

Politik

Komisi I DPRD Pekanbaru Panggil Budiman Swalayan, Soroti Parkir dan Pajak Reklame

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:24:11 WIB

SIARAN.CO.ID, PEKANBARU– Komisi I DPRD Kota Pekanbaru memanggil manajemen Budi.

Politik

Firmansyah LC Resmi Pimpin Fraksi PKS DPRD Pekanbaru, Gantikan Yasser Hamidy

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:02:55 WIB

SIARAN.CO.ID, PEKANBARU– Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kota Peka.

Politik

Cegah Dampak Kabut Asap, DPRD Pekanbaru Minta Sekolah Siapkan Masker dan Oksigen Portable

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:05:52 WIB

SIARAN.CO.ID, PEKANBARU– Pemko Pekanbaru telah memperbolehkan siswa SD dan SMP.


tulis komentar +INDEKS



Terkini +INDEKS

Gerindra Start Lebih Awal, Habiburokhman: Rahul Harga Mati Harus Jadi Calon Gubernur
04 September 2026
Camat Datang Tanpa RKA hingga Mangkir Bahas APBD 2027, DPRD Pekanbaru: Evaluasi Saja!
03 September 2026
Dukung Green Policing Polda Riau, Sahabat Lingkungan Hidup Riau Siap Berkolaborasi
03 September 2026
Menteri Lingkungan Hidup Segel 21 Badan Usaha Terkait Karhutla, 1 Dari Riau
02 September 2026
Ojol JOSAL Segera Launching di Pekanbaru, Aprianto: Kita Gratiskan Potongan Aplikator
02 September 2026
Ribuan Aspirasi, Dewan Soroti Minimnya Realisasi
01 September 2026
Diperpanjang! Program Hapus Denda Pajak hingga 30 September, Agung: Diharap Dapat Meringankan
01 September 2026
Inflasi Riau Agustus 2026 Capai 3,27 Persen, Emas dan Daging Ayam Jadi Pendorong Utama
01 September 2026
Hasil Reses DPRD Pekanbaru Diminta Tak Sekadar Jadi Dokumen, Pemko Harus Tindaklanjuti Aspirasi Warga
01 September 2026
KPU Riau dan Universitas Riau Dorong Pendidikan Pemilih Adaptif untuk Generasi Z
31 Agustus 2026

Terpopuler +INDEKS

  • 1 Dukung Green Policing Polda Riau, Sahabat Lingkungan Hidup Riau Siap Berkolaborasi
  • 2 Sahabat Lingkungan Riau Desak "Tembak Mati" Dalang Karhutla
  • 3 Joget Kardus Sampai Syahrini Tutup Mata, Meriahkan HUT RI di Dasawisma RT 03/RW 08 Tobek Godang
  • 4 Sahabat Lingkungan Hidup Riau Jadi Mitra Strategis Menteri LH, Siap Perkuat Kolaborasi Jaga Bumi
  • 5 Perkuat Perlindungan Pesisir Riau, Komitmen Pusat Bangun Pemecah Ombak Tekan Abrasi Didoakan Segera Direalisasikan

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Siaran.co.id ©2021 | All Right Reserved