pilihan +INDEKS
Buntut Kecelakaan Kerja Jaringan Internet, DPRD Pekanbaru Panggil Hearing My Republic, 4 OPD Pemko, RS Prima dan PLN
SIARAN.CO.ID, PEKANBARU — Kasus kecelakaan kerja yang menimpa karyawan PT Audy Teknologi Indonesia, mitra kerja penyedia layanan internet My Republic, terus bergulir.
Korban, Muhammad Fathier Risky (20), kini masih menjalani perawatan intensif di RS Prima Pekanbaru akibat luka bakar serius mencapai 46 persen, setelah tersengat listrik saat menarik kabel jaringan di Jalan Siak II, Selasa (28/10/2025).
Berita terkait:
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru menjadwalkan hearing atau rapat dengar pendapat (RDP) bersama pihak-pihak terkait, Rabu (12/11/2025).
Mereka yang dipanggil antara lain manajemen PT Audy Teknologi Indonesia, perusahaan subkontraktor jaringan internet, Diskominfo, Dinas PUPR, Dinas Perkim, DPM-PTSP, Satpol PP, serta PLN Pekanbaru.
Sekretaris Komisi IV DPRD Pekanbaru, Roni Amriel SH MH, menegaskan bahwa undangan resmi telah dikirimkan. Hearing ini bertujuan menggali penjelasan detail terkait kronologi, tanggung jawab, serta langkah tindak lanjut bagi korban dan sistem pengawasan kerja ke depan.
“Kita ingin mendengar langsung penjelasan dari pihak perusahaan. Karena sebelumnya mereka sempat terkesan tidak bertanggung jawab. Semua akan kita kroscek dengan OPD terkait yang kita undang, begitu juga layanan RS Prima,” tegas Roni Amriel.
Baca juga;
Politisi senior Partai Golkar itu menilai, My Republic sebagai pemberi kerja utama tidak dapat lepas tangan meski pekerjaan dilakukan oleh vendor atau pihak ketiga.
“Mau tidak mau My Republic harus bertanggung jawab penuh atas keselamatan pekerjanya. Korban ini putra daerah Pekanbaru, dan kami akan mengawal kasus ini sampai tuntas,” ujar Roni.
Ia menambahkan, segala risiko dan akibat dari aktivitas kerja yang dilakukan atas nama perusahaan tetap menjadi tanggung jawab penuh perusahaan utama.
Sebelumnya, korban Muhammad Fathier Risky tersengat listrik setelah tangan kanannya mengenai kabel PLN yang membentang rendah di area kerja. Tubuhnya langsung terpental dan mengalami luka bakar serius. Beruntung, rekan-rekannya sigap menolong dan segera membawanya ke rumah sakit.
Untuk itu, ditegaskannya Komisi IV DPRD Pekanbaru, hasil hearing nantinya akan menjadi dasar rekomendasi kepada Pemko Pekanbaru dan instansi terkait, agar kejadian serupa tidak terulang, serta perusahaan penyedia jasa internet memastikan standar keselamatan kerja (K3) diterapkan secara ketat di lapangan.(srn2)
Berita Lainnya +INDEKS
Sekda Riau Ajak Perkuat Iman dan Kebersamaan
SIARAN.CO.ID, PEKANBARU— Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau, Syahrial Abdi, mengikuti pela.
Dua Jabatan Strategis Kini Defenitif, Agung Tekankan Pelayanan dan Percepatan Kinerja
SIARAN.CO.ID, PEKANBARU-- Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho, memimpin pengambilan sumpah dan pela.
Jangan Main-main, DPRD Ancam Bongkar Mafia Tanah, Kasus Nenek (73) Diseret ke Ranah Pidana
SIARAN.CO.ID, PEKANBARU– Peringatan keras dilontarkan anggota DPRD Kota Pekanbaru, Zulkardi ter.
Perombakan Terjadi di Dishub dan Setwan DPRD, Wawako Pekanbaru Lantik 22 Pejabat Eselon III dan IV
SIARAN.CO.ID, PEKANBARU– Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, resmi melantik dan mengamb.
Upaya Pemprov Riau Perkuat Pencegahan Korupsi Tuai Apresiasi
SIARAN.CO.ID, PEKANBARU– Langkah Pemerintah Provinsi Riau dalam memperkuat upaya pencegahan kor.
Plt Gubernur Riau Tekankan Kekompakan dan Amanah Usai Lantik 14 Pejabat Eselon II
SIARAN.CO.ID, PEKANBARU– Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, menegaskan pentingnya menjaga kekompa.







