pilihan +INDEKS
Awal 2026 Gacor, Penerimaan Pajak Riau Tumbuh 15,47 Persen, DJP Ajak Wajib Pajak Tingkatkan Kepatuhan
SIARAN.CO.ID, PEKANBARU– Gacor, mengawali tahun 2026 dengan optimisme Direktorat Jenderal Pajak (DJP) melalui kantor Wilayah DJP Riau mencatatkan kinerja penerimaan pajak yang positif. Hingga 31 Januari 2026, realisasi penerimaan pajak di Provinsi Riau tercatat sebesar Rp1,37 triliun secara neto atau sekitar 6,20 persen dari target penerimaan pajak tahun 2026 yang ditetapkan sebesar Rp22,16 triliun.
Secara tahunan (year on year), penerimaan pajak neto tersebut tumbuh signifikan sebesar 15,47 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Capaian ini menjadi sinyal awal yang menggembirakan bagi kinerja fiskal daerah di awal tahun.
Kepala Kanwil DJP Riau, YFR Hermiyana, dalam rrilisnya menyampaikan bahwa pertumbuhan ini mencerminkan perbaikan kepatuhan dan dinamika ekonomi yang terus bergerak positif.
“Capaian ini merupakan hasil sinergi bersama antara otoritas pajak dan para Wajib Pajak. Kami mengapresiasi kontribusi seluruh pihak yang telah memenuhi kewajiban perpajakannya dengan baik,” ujarnya.
Komposisi penerimaan pajak hingga Januari 2026 masih didominasi oleh Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dengan kontribusi sebesar 65,81 persen, disusul Pajak Penghasilan (PPh) sebesar 39,53 persen, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar 0,06 persen, serta pajak lainnya yang mengalami kontraksi 5,40 persen.
Pertumbuhan penerimaan terutama ditopang oleh peningkatan pada kelompok PPh dan PPN. Kelompok PPh tumbuh 20,11 persen (yoy), sementara PPN secara neto mengalami pertumbuhan 24,35 persen (yoy). Kondisi ini antara lain dipengaruhi oleh penurunan restitusi yang didominasi Wajib Pajak sektor kelapa sawit.
Dari sisi sektoral, sektor pertanian mencatat pertumbuhan 2,34 persen, didukung peningkatan penerimaan dari Wajib Pajak sektor kelapa sawit. Sementara itu, sektor industri pengolahan menunjukkan pertumbuhan neto yang sangat signifikan, yakni 128,42 persen, dipengaruhi penurunan restitusi dan dinamika harga komoditas pada akhir 2025.
Kepatuhan SPT Terus Didorong
Dari sisi kepatuhan, hingga 31 Januari 2026 tercatat sebanyak 26.177 Wajib Pajak di Provinsi Riau telah melaporkan SPT Tahunan Pajak Penghasilan Tahun Pajak 2025. Jumlah tersebut terdiri dari 25.638 Wajib Pajak Orang Pribadi dan 539 Wajib Pajak Badan.
Untuk itu, Kanwil DJP Riau mengimbau seluruh Wajib Pajak untuk segera menyampaikan SPT Tahunan sebelum batas waktu yang ditetapkan, yakni 31 Maret 2026 bagi Wajib Pajak Orang Pribadi dan 30 April 2026 bagi Wajib Pajak Badan.
Khusus bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, dan Polri, merujuk pada Surat Menteri PANRB Nomor B/7/M.SM.00.00/2026, batas waktu pelaporan SPT Tahunan Tahun Pajak 2025 ditetapkan paling lambat 28 Februari 2026 sebagai bentuk keteladanan kepada masyarakat.
“Kami mengajak seluruh Wajib Pajak untuk tidak menunda pelaporan SPT Tahunan. Kepatuhan pajak adalah wujud kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan nasional dan kesejahteraan masyarakat,” tegas YFR Hermiyana.
DJP Siapkan Berbagai Kanal Asistensi
Untuk memastikan kelancaran pelaporan, Wajib Pajak diimbau melakukan aktivasi akun Coretax DJP, membuat Kode Otorisasi DJP, menyiapkan bukti potong PPh A1/A2, serta menyampaikan SPT Tahunan melalui aplikasi Coretax DJP.
Sebagai bentuk komitmen pelayanan, Kanwil DJP Riau juga menyediakan berbagai kanal asistensi, mulai dari layanan di luar kantor, bimbingan teknis, sosialisasi perpajakan, hingga helpdesk WhatsApp guna mendukung kelancaran pelaporan SPT Tahunan.
Ditegaskannya lagi, melalui optimalisasi pelayanan dan dorongan kepatuhan sukarela, DJP berharap tren pertumbuhan penerimaan pajak di Riau terus terjaga sepanjang 2026, sehingga mampu memperkuat fondasi fiskal daerah dan mendukung pembangunan yang berkelanjutan.(srn3)
Berita Lainnya +INDEKS
Kanwil DJP Riau dan Pemkab Kepulauan Meranti Bersinergi Hadirkan Layanan Perpajakan Terpadu di MPP
SIARAN.CO.ID, SELATPANJANG-- Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Riau bersama P.
Tegaskan Kolaborasi dengan Pemerintah Daerah untuk Percepat Pemulihan Pariwisata
SIARAN.CO.ID, PEKANBARU— Mengusung tema “Kolaborasi PHRI Bersama Pemerintah Daerah untuk Pemu.
Rute Baru Pekanbaru–Sibolga Resmi Beroperasi
SIARAN.CO.ID, PEKANBARU— Wings Air, anak perusahaan dari Lion Air Group, resmi membuka rute pen.
Masuki 2026, Riau Hadapi Tantangan Fiskal di Tengah Pertumbuhan Ekonomi Positif
SIARAN.CO.ID, PEKANBARU– Memasuki tahun 2026, Pemerintah Provinsi Riau dihadapkan pada tantanga.
Aset Emas yang Terabaikan? Kontrak 25 Tahun STC Pekanbaru Berakhir, DPRD Minta Evaluasi Total
SIARAN.CO.ID, PEKANBARU- Kontrak kerjasama sistem Bangun Serah Guna (BOT) Komplek Pertokoan Sukar.
Bandara SSK II Layani 204.184 Penumpang Selama Nataru 2025/2026, Operasional Posko Terpadu Berjalan Optimal
SIARAN.CO.ID, PEKANBARU– Operasional Posko Terpadu Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di B.







