• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Internasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • More
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Olahraga
  • Video
  • Pilihan Editor
  • Advertorial
  • Galeri Foto
  • Terpopuler
  • Indeks
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • Meranti
  • Kuansing
  • Inhil
  • Inhu
  • Rohil
  • Rohul
  • Dumai
  • Bengkalis
  • Siak
  • Pelalawan
  • Kampar
  • Pekanbaru
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

pilihan +INDEKS

Rambu Larangan Parkir Dipasang di Flyover Kelok 9, Pengendara Bandel, Dihukum Push Up
Lantik Kepala Inspektorat, Gubri Ingin Institusi Pengawasan Harus Kuat
Sigit Juli Hendriawan Resmi Dilantik Sebagai Kepala Inspektorat Riau
Atasi Karhutla, Wagubri Akan Berdayakan Tim Satgas Penertiban Perkebunan Ilegal Riau
Tim Gugas Covid-19 Tracing 25 Penumpang Lion Air Tujuan Pekanbaru - Jakarta

  • Home
  • Nasional

Forum Bahtsul Masail Kiai Jabar–DKI Desak PBNU Segera Gelar Muktamar

Redaksi

Kamis, 22 Januari 2026 06:44:32 WIB
Cetak
Forum Bahtsul Masail Kiai Jabar–DKI Desak PBNU Segera Gelar Muktamar
Ilustrasi.

SIARAN.CO.ID, PEKANBARU– Forum Bahtsul Masail para kiai se-Jawa Barat dan DKI Jakarta mendesak Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) segera menggelar muktamar luar biasa guna menyelesaikan berbagai persoalan internal yang dinilai kian serius. Muktamar dipandang sebagai langkah strategis untuk memulihkan nama baik dan marwah organisasi keagamaan terbesar di Indonesia tersebut.

Forum Bahtsul Masail ini digelar di Pondok Pesantren Kempek, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, dan dihadiri sejumlah kiai, di antaranya Muhammad Shofy, Ahmad Ashif Shofiyullah, Nanang Umar Faruq, Ghufron, Abdul Muiz Syaerozi, Jamaluddin Muhammad, Ahmad Baiquni, Mukti Ali, Muchlis, Asnawi Ridwan, Roland Gunawan, Muhammad Sirojuddin, Khozinatul Asror, serta kiai lainnya.

Pengasuh Pondok Pesantren Kempek, Kiai Muhammad Shofi bin Mustofa Aqiel, menyampaikan bahwa para kiai sepakat mendorong percepatan muktamar sebagai solusi atas konflik internal yang dinilai telah mencederai khittah dan wibawa NU.

“Para kiai menyuarakan percepatan muktamar dengan tujuan agar NU terbebas dari berbagai persoalan yang merusak citra organisasi, termasuk tudingan keterkaitan dengan jaringan tertentu serta bayang-bayang kasus korupsi yang menyeret oknum petinggi PBNU dan tengah ditangani KPK. Langkah ini ditempuh agar nama baik NU dapat segera dipulihkan,” ujar Shofi dikutip dari jawapos.com Rabu (21/1).

Menurut Shofi, dalam kaidah fikih telah ditegaskan bahwa mencegah kerusakan harus lebih diprioritaskan dibanding meraih kemaslahatan. Dalam konteks ini, muktamar dipandang sebagai jalan tengah untuk meredam konflik panas yang berkembang di tubuh PBNU belakangan ini.

Ia juga menyoroti kondisi kepemimpinan PBNU yang dinilai tidak berjalan optimal pasca pemberhentian Yahya Cholil Staquf sebagai ketua umum oleh Rais Aam dan Syuriah PBNU. Situasi tersebut, kata dia, memicu dualisme kepemimpinan antara unsur syuriyah dan tanfidziyah, yang masing-masing mengklaim legitimasi berdasarkan AD/ART.

“Saat ini muncul klaim adanya dua ketua umum, yakni KH Zulfa Musthofa sebagai pejabat ketua umum PBNU menggantikan Gus Yahya, serta Gus Yahya sendiri yang masih mengklaim sebagai ketua umum. Jika kondisi ini dibiarkan, tentu tidak sehat bagi keberlangsungan organisasi,” tegasnya.

Selain itu, forum juga mencatat dampak lanjutan berupa terjadinya polarisasi dan perpecahan di tengah warga NU, yang terlihat jelas di ruang publik dan media sosial. Kepengurusan PBNU saat ini bahkan dinilai telah kehilangan legitimasi.

“Secara de jure, Gus Yahya disebut telah diberhentikan secara tidak terhormat oleh Rais Aam dan Syuriah PBNU. Ini memperkuat urgensi pembenahan organisasi,” lanjut Shofi.

Forum Bahtsul Masail menegaskan perlunya pembenahan menyeluruh terhadap struktur dan arah organisasi NU. Kepemimpinan PBNU, menurut para kiai, harus dikembalikan pada tujuan utama NU sebagai jam’iyah diniyah ijtima’iyah yang menjunjung tinggi nilai keulamaan, keumatan, dan kebangsaan.

“Intinya, PBNU perlu di-reset secara menyeluruh, diisi oleh figur-figur yang memiliki kredibilitas, kapabilitas, integritas, moralitas, serta kapasitas keulamaan, agar NU kembali pada khittah dan marwahnya,” pungkas Shofi.(srn3) 


Sumber : jawapos.com /  Editor : siaran.co.id

Berita Lainnya +INDEKS

Nasional

Dishub Pekanbaru Ajak Warga Awasi LPJU, Temukan Aktivitas Mencurigakan Segera Lapor

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:09:20 WIB

SIARAN.CO.ID, PEKANBARU– Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru mengajak masyarakat ikut akt.

Nasional

Prabowo Tiba di Pekanbaru, Langsung Tinjau Karhutla di Kampar

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:59:27 WIB

SIARAN.CO.ID, PEKANBARU- Presiden RI Prabowo Subianto datang langsung ke Provinsi Riau untuk meli.

Nasional

Menteri LH Apresiasi Universitas Pahlawan Tanam Pohon di Kawasan Hutan Konservasi Hortus Botanicus

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:29:29 WIB

SIARAN.CO.ID, KAMPAR - Menteri Lingkungan Hidup RI Mohammad Jumhur Hidayat mengapresiasi langkah .

Nasional

Sahabat Lingkungan Hidup Riau Jadi Mitra Strategis Menteri LH, Siap Perkuat Kolaborasi Jaga Bumi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 23:22:52 WIB

SIARAN.CO.ID, PEKANBARU— Sahabat Lingkungan Hidup Provinsi Riau diharapkan menjadi mitra strate.

Nasional

Hari Mangrove Sedunia 2026 di Siak, Bupati Usul Pemecah Ombak ke Pemerintah Pusat

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:13:03 WIB

SIARAN.CO.ID, SIAK- Puncak peringatan Hari Mangrove Sedunia 2026 digelar di Desa Bunsur.

Nasional

Hutama Karya Gelar Monev Tol Bukittinggi – Padang Panjang - Sicincin Bersama Pemda

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:08:33 WIB

SIARAN.CO.ID, SUMATERA BARAT– PT Hutama Karya (Persero) bersama para pemangku kepentingan melak.


tulis komentar +INDEKS



Terkini +INDEKS

Disdik Pekanbaru Tegaskan Sekolah Tetap Tatap Muka, Upacara dan Aktivitas Luar Ditiadakan
30 Agustus 2026
Riau Raih Peringkat Kedua Indeks Keinsinyuran, Dorong Pembangunan Daerah Makin Profesional
30 Agustus 2026
Dishub Pekanbaru Ajak Warga Awasi LPJU, Temukan Aktivitas Mencurigakan Segera Lapor
27 Agustus 2026
Api Kepung Sumur Minyak BSP, Bupati Siak Pimpin Pemadaman di Tengah Ancaman Harimau
27 Agustus 2026
SF Hariyanto Ajak Semua Pihak Jaga Riau dari Ancaman Karhutla
27 Agustus 2026
60.478 Warga Pekanbaru Bakal Terima 30 Kg Beras, Pemko Segera Mulai Penyaluran
27 Agustus 2026
Antisipasi Bahaya Kabut Asap, Nurul Ikhsan Bagikan Ribuan Masker Gratis ke Warga Pekanbaru
26 Agustus 2026
Sahabat Lingkungan Riau Desak "Tembak Mati" Dalang Karhutla
26 Agustus 2026
Dilantik Plt Gubri, Komisioner KI Riau Diminta Perkuat Keterbukaan Informasi Publik
26 Agustus 2026
Kemarau, DLHK Pekanbaru Intensifkan Penyiraman Tanaman 4 Kali Sehari, Habiskan 252 Ribu Liter Air
26 Agustus 2026

Terpopuler +INDEKS

  • 1 Joget Kardus Sampai Syahrini Tutup Mata, Meriahkan HUT RI di Dasawisma RT 03/RW 08 Tobek Godang
  • 2 Sahabat Lingkungan Hidup Riau Jadi Mitra Strategis Menteri LH, Siap Perkuat Kolaborasi Jaga Bumi
  • 3 Perkuat Perlindungan Pesisir Riau, Komitmen Pusat Bangun Pemecah Ombak Tekan Abrasi Didoakan Segera Direalisasikan
  • 4 SSK II Tutup Lebih Awal Pukul 15.00 WIB Mulai 28 Juli
  • 5 Salurkan Bantuan ke Panti Asuhan, Direktur July: Doakan Kami Terus Berkembang

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Siaran.co.id ©2021 | All Right Reserved