• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Internasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • More
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Olahraga
  • Video
  • Pilihan Editor
  • Advertorial
  • Galeri Foto
  • Terpopuler
  • Indeks
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • Meranti
  • Kuansing
  • Inhil
  • Inhu
  • Rohil
  • Rohul
  • Dumai
  • Bengkalis
  • Siak
  • Pelalawan
  • Kampar
  • Pekanbaru
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

pilihan +INDEKS

Rambu Larangan Parkir Dipasang di Flyover Kelok 9, Pengendara Bandel, Dihukum Push Up
Lantik Kepala Inspektorat, Gubri Ingin Institusi Pengawasan Harus Kuat
Sigit Juli Hendriawan Resmi Dilantik Sebagai Kepala Inspektorat Riau
Atasi Karhutla, Wagubri Akan Berdayakan Tim Satgas Penertiban Perkebunan Ilegal Riau
Tim Gugas Covid-19 Tracing 25 Penumpang Lion Air Tujuan Pekanbaru - Jakarta

  • Home
  • Politik

DPRD Pekanbaru Dukung Teknologi Olah Sampah 24 Jam, Bisa Diterapkan di Kota Bertuah?

Redaksi

Senin, 02 Maret 2026 20:29:44 WIB
Cetak
DPRD Pekanbaru Dukung Teknologi Olah Sampah 24 Jam, Bisa Diterapkan di Kota Bertuah?
Suasana rapat DPRD bersama dengan pakar teknologi Prof Jaswar Koto dan tm di ruang Banmus DPRD Kota Pekanbaru, Senin (2/3/2026). (Foto: siarancoid)

SIARAN.CO.ID, PEKANBARU– Upaya penanganan persoalan sampah di Kota Pekanbaru memasuki babak baru. Bertempat di Ruang Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Kota Pekanbaru, Senin (2/3/2026), pimpinan dan anggota dewan memberikan apresiasi atas paparan teknologi pengelolaan sampah terpadu yang dinilai mampu menjawab persoalan klasik kota ini.

Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Muhammad Isa Lahamid, bersama Ketua Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru, Rois, serta sejumlah anggota dewan mendengarkan langsung pemaparan Prof Dr Eng Jaswar Koto beserta tim terkait skema pengelolaan sampah terpadu berbasis lingkungan dan terintegrasi dengan agrobisnis pertanian serta peternakan.

Dalam pertemuan tersebut, Isa menjelaskan bahwa DPRD turut menghadirkan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), Dinas Pertanian dan Peternakan, serta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Pekanbaru guna membahas secara komprehensif konsep yang ditawarkan.

“Prof Dr Eng Jaswar Koto merupakan salah satu putra Pekanbaru yang juga seorang pakar teknologi yang tinggal di Jepang,” ujar Isa.

Menurutnya, konsep yang dipaparkan sangat menarik karena mampu mengolah sampah hanya dalam waktu 24 jam menjadi bahan pupuk. Dengan sistem tersebut, sampah yang masuk hari ini dapat diselesaikan keesokan harinya tanpa menumpuk dalam waktu lama.

Isa menegaskan, realisasi konsep tersebut tentu memerlukan kebijakan strategis dari Pemerintah Kota Pekanbaru.

Ia menyebutkan sejumlah opsi pengelolaan, mulai dari dikelola langsung oleh pemerintah daerah, melalui Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), kerja sama dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), hingga melibatkan pihak ketiga.

“Mengenai simulasi konsep agar benar-benar terwujud, tentu perlu telaah lebih lanjut. Apakah dikelola pemko sendiri atau melalui skema lain, itu yang akan kita kaji bersama,” jelasnya.

Sementara itu, Jaswar Koto menjelaskan bahwa sistem pengelolaan sampah terpadu yang ditawarkan menggunakan metode gravitasi, serupa dengan sistem yang diterapkan di Jepang. Dengan metode tersebut, tidak ada lagi sampah yang tersisa lebih dari satu hari.

Ia memaparkan, kebutuhan modal awal untuk membangun sistem ini diperkirakan mencapai Rp37 miliar. Namun, dari skema bisnis yang disusun, potensi pemasukan dapat mencapai Rp74 miliar per tahun dari hasil pengolahan sampah menjadi produk bernilai ekonomi, termasuk pupuk untuk sektor pertanian dan peternakan.

“Dengan sistem pengelolaan sampah terpadu ini, dampak ekonomi bagi masyarakat akan sangat besar,” ujarnya.

Selain menyelesaikan persoalan lingkungan, konsep tersebut juga dinilai mampu mendorong pertumbuhan sektor agrobisnis di Pekanbaru melalui pemanfaatan hasil olahan sampah menjadi pupuk organik yang dapat digunakan petani dan peternak lokal.

Di akhir pertemuan, Jaswar mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mencontoh keberhasilan Jepang dalam mengelola sampah secara disiplin dan terintegrasi.

Ia berharap, dengan dukungan DPRD dan komitmen Pemerintah Kota Pekanbaru, teknologi pengelolaan sampah terpadu ini tidak hanya berhenti pada tahap wacana, tetapi benar-benar diwujudkan demi mewujudkan Pekanbaru yang bersih, sehat, dan berdaya saing secara ekonomi.(srn1) 


 Editor : siaran.co.id

Berita Lainnya +INDEKS

Politik

Pemerintah Diminta Matangkan Persiapan dan Utamakan Keselamatan

Rabu, 25 Februari 2026 - 15:02:41 WIB

SIARAN.CO.ID, PEKANBARU– Tradisi balik kampung atau mudik Lebaran selalu menjadi momen yang pal.

Politik

APBD 2026 Tuntas Dievaluasi, DPRD Desak Pemko Pekanbaru Segera Belanjakan Rp3,049 Triliun untuk Rakyat

Rabu, 25 Februari 2026 - 12:52:54 WIB

SIARAN.CO.ID, PEKANBARU– Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Pekanbaru Tahun 202.

Politik

Tunggu Eksekusi APBD 2026, DPRD Desak Pemko Pekanbaru Tuntaskan Jalan Berlubang dan Drainase Bermasalah

Selasa, 24 Februari 2026 - 20:36:00 WIB

SIARAN.CO.ID, PEKANBARU– Perbaikan jalan rusak dan penanganan drainase di Kota Pekanbaru masih .

Politik

Perda Investasi Pekanbaru Disahkan: Dorong Pertumbuhan dengan Muatan Lokal dan Kontribusi Nyata

Selasa, 24 Februari 2026 - 13:58:33 WIB

SIARAN.CO.ID, PEKANBARU– Setelah melalui proses yang panjang, hingga akhirnya DPRD Kota Pekanba.

Politik

Tegas! DPRD Desak OPD Sikat Produk Kadaluwarsa dan Izin Edar Bermasalah Jelang Ramadan–Idulfitri

Senin, 23 Februari 2026 - 17:56:02 WIB

SIARAN.CO.ID, PEKANBARU— Ketua Komisi I DPRD Kota Pekanbaru, Robin Eduar MH, mendesak organisas.

Politik

Riau di Tengah Pusaran OTT KPK: Pemerintahan Berjalan, Investasi dan PAD Jadi Andalan

Ahad, 22 Februari 2026 - 12:16:56 WIB

SIARAN.CO.ID, PEKANBARU– Pasca operasi tangkap tangan (OTT) KPK yang menyeret Gubernur Riau non.


tulis komentar +INDEKS



Terkini +INDEKS

DPRD Pekanbaru Dukung Teknologi Olah Sampah 24 Jam, Bisa Diterapkan di Kota Bertuah?
02 Maret 2026
Harga Emas Antam Stabil, Buyback Naik hingga Rp36.000
02 Maret 2026
Panas Terik di Pekanbaru, 41 Titik Panas Terdeteksi di Riau
01 Maret 2026
Beri Kemudahan Wajib Pajak Laporkan Pajak Tepat Waktu, Kanwil DJP Riau Buka Layanan Sabtu-Minggu
28 Februari 2026
Sidang Lapangan Tol Pekanbaru–Rengat Bongkar Inkonsistensi Klaim, Dugaan Mafia Tanah Menguat
27 Februari 2026
Pemerintah Diminta Matangkan Persiapan dan Utamakan Keselamatan
25 Februari 2026
Awal 2026 Gacor, Penerimaan Pajak Riau Tumbuh 15,47 Persen, DJP Ajak Wajib Pajak Tingkatkan Kepatuhan
25 Februari 2026
APBD 2026 Tuntas Dievaluasi, DPRD Desak Pemko Pekanbaru Segera Belanjakan Rp3,049 Triliun untuk Rakyat
25 Februari 2026
Tunggu Eksekusi APBD 2026, DPRD Desak Pemko Pekanbaru Tuntaskan Jalan Berlubang dan Drainase Bermasalah
24 Februari 2026
PHRI Riau Keluhkan Pajak dan Razia, Komisi II DPRD Janji Tindak Lanjut
24 Februari 2026

Terpopuler +INDEKS

  • 1 Kisah Suryani, Janda Renta Korban Kejamnya Proyek Tol Pekanbaru–Rengat: Rumah Hilang, Hidup Menumpang
  • 2 Keteguhan Nenek Asni Menanti Keadilan, 20 Tahun Bertahan Hadapi Mafia Tanah hingga Proyek Tol Nasional
  • 3 Ayo Ramaikan Kenduri Anak Pekan, IPP Ajak Warga Pekanbaru Rayakan Kebersamaan
  • 4 Indonesia Terima Pengiriman Perdana Jet Tempur Rafale dari Prancis
  • 5 Ngamuk di RUPS, Rebut SK dan Usir Pemegang Saham: Direktur PT SPR Akhirnya Dipecat

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Siaran.co.id ©2021 | All Right Reserved