• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
    • Pekanbaru
    • Kampar
    • Pelalawan
    • Siak
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Rohul
    • Rohil
    • Inhu
    • Inhil
    • Kuansing
    • Meranti
  • Internasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • More
    • Olahraga
    • Video
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Indeks
  • Olahraga
  • Video
  • Pilihan Editor
  • Advertorial
  • Galeri Foto
  • Terpopuler
  • Indeks
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Video
  • Meranti
  • Kuansing
  • Inhil
  • Inhu
  • Rohil
  • Rohul
  • Dumai
  • Bengkalis
  • Siak
  • Pelalawan
  • Kampar
  • Pekanbaru
  • Pilihan Editor
  • Terpopuler
  • Indeks
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

pilihan +INDEKS

Rambu Larangan Parkir Dipasang di Flyover Kelok 9, Pengendara Bandel, Dihukum Push Up
Lantik Kepala Inspektorat, Gubri Ingin Institusi Pengawasan Harus Kuat
Sigit Juli Hendriawan Resmi Dilantik Sebagai Kepala Inspektorat Riau
Atasi Karhutla, Wagubri Akan Berdayakan Tim Satgas Penertiban Perkebunan Ilegal Riau
Tim Gugas Covid-19 Tracing 25 Penumpang Lion Air Tujuan Pekanbaru - Jakarta

  • Home
  • Nasional

Jangan Abaikan Fakta Historisnya

Sayed Abubakar Kritik Gubernur Riau Soal Klaim Proyek Kabel Bawah Laut

Redaksi

Rabu, 11 Juni 2025 18:18:26 WIB
Cetak
Sayed Abubakar Kritik Gubernur Riau Soal Klaim Proyek Kabel Bawah Laut
Sayed Abubakar Assegaf. (Instagram/@sayedassegaf)

SIARAN.CO.ID, PEKANBARU- Tokoh masyarakat Riau, yang juga mantan anggota komisi VII DPR RI, Sayed Abubakar Assegaf, melayangkan kritikan terhadap Gubernur Riau yang baru-baru ini mengklaim keberhasilan membawa proyek kabel bawah laut PLN sebagai prestasi pribadi.

Menurut Sayed, klaim tersebut mengabaikan fakta historis dan teknis di balik proyek jangka panjang tersebut.

“Jangan bungkus rencana lama PLN sebagai keberhasilan politik hari ini,” tegas Sayed.

Berita terkait:

https://siaran.co.id/news/detail/705/listrik-tidak-bisa-diabaikan-listrik-motor-penggerak-ekonomi

Ia menyebut proyek kabel bawah laut yang menghubungkan sistem kelistrikan antarwilayah bukanlah hasil lobi mendadak, melainkan bagian dari Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2021–2030 yang telah dirancang dan dibahas bertahun-tahun sebelumnya.

Menurutnya, proyek ini sempat tertunda bukan karena kurangnya dukungan politik, tetapi karena kendala anggaran dan kompleksitas teknis. Maka ketika proyek itu mulai direalisasikan, publik seharusnya diberikan informasi yang utuh, bukan narasi sepihak yang menyederhanakan proses panjang tersebut.

“Ini bukan prestasi baru. Jangan klaim seolah semuanya lahir dari satu pertemuan dengan direksi PLN. Pembangunan infrastruktur kelistrikan memerlukan studi kelayakan, AMDAL, izin lintas kementerian, hingga persetujuan multiyears. Itu bukan sesuatu yang bisa dicapai semalam,” ungkapnya.

Baca juga:

https://siaran.co.id/news/detail/706/tak-miliki-jukir-resmi-46-minimarket-di-surabaya-disegel

Sayed juga menyoroti ketimpangan antara klaim dan realitas. Ia mencontohkan kondisi kelistrikan di Pekanbaru yang menurutnya masih memprihatinkan.

Pemadaman listrik, kata dia, masih menjadi rutinitas yang menyulitkan masyarakat, bahkan di kawasan perkotaan.

“Kalau memang proyek besar sudah berhasil dibawa masuk, mengapa Pekanbaru masih padam 3–4 kali seminggu? Kabel di laut boleh menyala, tapi jika rumah rakyat tetap gelap, itu belum bisa disebut keberhasilan,” kritiknya lugas.

Ia mengingatkan bahwa keberhasilan bukan diukur dari narasi, melainkan dari dampak nyata yang dirasakan publik. Menurutnya, rakyat saat ini tidak membutuhkan euforia politik, tetapi kepastian layanan dasar seperti listrik yang stabil.

Baca juga:

https://siaran.co.id/news/detail/702/ibeck-kritik-gubernur-riau-bolakbalik-jakarta-dinilai-pemborosan

Lebih jauh, Sayed memperingatkan agar para pemimpin tidak membangun harapan semu. Narasi prestasi yang belum sepenuhnya terbukti, kata dia, berisiko menciptakan kekecewaan kolektif di kemudian hari.

“Kalau narasinya terus digoreng, nanti publik kecewa karena tidak sesuai realita. Politik jangan jadi panggung ilusi. Yang dibutuhkan rakyat adalah terang, bukan tepuk tangan,” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Sayed menyampaikan pesan yang kuat namun bernas: hentikan praktik mengklaim hasil kerja masa lalu sebagai pencapaian pribadi.

“Fokuslah pada menyelesaikan masalah dasar seperti kestabilan listrik di kota dan desa, sebelum membangun mimpi di dasar laut,” pungkasnya.(siaran.co.id/*3) 
 


 Editor : siaran.co.id

Berita Lainnya +INDEKS

Nasional

Pastikan Sistem Keamanan Lanud Roesmin Nurjadin, Wakasau: Home Base F16 dan Rafale

Ahad, 05 April 2026 - 11:35:20 WIB

SIARAN.CO.ID, JAKARTA– Meninjau kesiapan sistem keamanan (security system) Wakil Kepa.

Nasional

Resmi, ASN WFH Setiap Jumat Mulai 1 April 2026, Layanan Publik Dikecualikan

Rabu, 01 April 2026 - 15:05:19 WIB

SIARAN.CO.ID, JAKARTA- Pemerintah resmi menerapkan kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur s.

Nasional

Pertamina Jamin Ketersediaan BBM, Per 1 April Pastikan Harga BBM Tidak Naik

Selasa, 31 Maret 2026 - 16:55:07 WIB

SIARAN.CO.ID, JAKARTA— Pemerintah memastikan tidak akan ada kenaikan maupun penyesuaian harga b.

Nasional

Hasil Sidang Isbat, Idul Fitri 2026 Jatuh pada 21 Maret

Kamis, 19 Maret 2026 - 22:27:01 WIB

SIARAN.CO.ID, JAKARTA--Pemerintah menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah atau Hari Raya Idul Fitri 2026.

Nasional

Menjaga Terangnya Idulfitri, PLN UID Riau dan Kepri Siaga Amankan Pasokan Listrik

Selasa, 17 Maret 2026 - 23:30:34 WIB

SIARAN.CO.ID, PEKANBARU– Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H, aktivitas masyarakat di Kota Pek.

Nasional

Jelang Idulfitri, PLN Siagakan 1.890 Personel dan 49 Posko Kelistrikan di Riau dan Kepulauan Riau

Selasa, 17 Maret 2026 - 19:48:00 WIB

SIARAN.CO.ID, PEKANBARU--Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H, ketika masyarakat bersiap menyambu.


tulis komentar +INDEKS



Terkini +INDEKS

PT Bank CIMB Niaga Tbk Tindaklanjuti Keluhan Nasabah Soal Dugaan Dana Raib Ratusan Juta
15 April 2026
Diduga Transaksi Ghaib, Rp250 Juta Uang Tabungan Nasabah CIMB Niaga Pekanbaru Raib
15 April 2026
MinyaKita Langka dan Harga Melonjak, DPRD Tegaskan Pemerintah dan Aparat Wajib Jamin Ketersediaan
13 April 2026
Jawab Kritik Fraksi di Paripurna LKPj, Pemko Klaim PAD Rp1,3 Triliun dan Surplus Rp255 Miliar
13 April 2026
Restorative Justice Berujung Damai, Edi Lelek Resmi Bebas dari Polsek Bukit Raya
10 April 2026
Pendaftaran Calon Ketum KONI Pekanbaru Dibuka 10–20 April, Syarat Utama: 17 Dukungan Cabor
10 April 2026
Komisi IV DPRD Pekanbaru Seret Dugaan Mafia Tanah ke Pusat, Agendakan Pertemuan dengan Kejagung, DPR RI, Menteri ATR/BPN
09 April 2026
Korupsi Rp33,2 Miliar, Dirut PT SPR Dituntut 7 Tahun dan Direktur Keuangan 6 Tahun Penjara
08 April 2026
Reses di Padang Bulan, Aidhil Nur Putra Serap Aspirasi dan Tindaklanjuti Keluhan Warga
08 April 2026
Ribuan Korban Kapling Kurma PT KKI Muncul di Spanduk, Laporan ke Polda Riau Sejak 2021 Diminta Jadi Atensi
08 April 2026

Terpopuler +INDEKS

  • 1 Ribuan Korban Kapling Kurma PT KKI Muncul di Spanduk, Laporan ke Polda Riau Sejak 2021 Diminta Jadi Atensi
  • 2 ASN WFH / WFA Setiap Jumat, Tekad: Kualitas Layanan Jangan Kendor
  • 3 Pemilihan RW di Kelurahan Tampan Diintervensi Gara-gara Nilai Rendah, Warga Lapor ke DPRD Pekanbaru
  • 4 Pertamina Jamin Ketersediaan BBM, Per 1 April Pastikan Harga BBM Tidak Naik
  • 5 Usulkan KPK Dampingi Penyusunan APBD Pekanbaru

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

Siaran.co.id ©2021 | All Right Reserved